Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas atas Kejahatan terhadap Jurnalis: Latar Belakang dan Cara Sederhana Mendukung Perwujudannya

Minggu 02-11-2025,09:56 WIB
Reporter : Fitri Aprilia Alfina*
Editor : Indria Pramuhapsari

Para jurnalis rentan menjadi korban kekerasan, penindasan dan serangan. Yang paling sering terjadi adalah pembatasan terhadap kebebasan pers. Ini adalah tantangan nyata para jurnalis di seluruh dunia. 

BACA JUGA: Media Jurnalistik Berguguran di Negara Demokrasi

BACA JUGA: BRI Fellowship Journalism 2025: 45 Jurnalis Terpilih Dapatkan Beasiswa S2

UNESCO mempublikasikan data pada periode 2020-2021 tentang 117 jurnalis yang dibunuh. Selain pembunuhan, ada bentuk kekerasan lain yang jumlahnya tinggi terhadap jurnalis. 

Pada 2020-2021, negara-negara di Amerika Latin dan Karibia menyumbangkan 38 persen kasus pembunuhan terhadap jurnalis. Disusul negara-negara di kawasan Asia Pasifik dengan 32 persen.


REPORTASE menjadi tugas yang rentan kekerasan bagi jurnalis. --freepik.com

Di Indonesia, jurnalis dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Namun, realita di lapangan menunjukkan hal yang berbeda.

Data Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menunjukkan grafik kemerdekaan pers di Indonesia yang terus menurun. Tahun 2024, Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) berada pada angka 69,36. Sedangkan, tahun sebelumnya berada pada angka 71,57.

BACA JUGA: IKA Stikosa AWS: Kekerasan terhadap Jurnalis Ancaman bagi Kebebasan Pers dan Hak Masyarakat

BACA JUGA: HUT ke-15 TV9 Nusantara, Jurnalis dan Relawan Antihoax Suarakan Pentingnya Literasi di Era Digital

Sepanjang 1 Januari - 31 Desember 2024, terdapat 73 kasus kekerasan terhadap jurnalis Indonesia. Itu meliputi, 19 kasus kekerasan fisik, satu pembunuhan, 17 kasus intimidasi, delapan kasus pelarangan liputan dan lainnya. 

Fakta tersebut menunjukkan bahwa jurnalis di Indonesia pun belum sepenuhnya aman menjalankan tugasnya.

Fakta Global Kejahatan Terhadap Jurnalis

Berdasarkan data dari Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), berikut beberapa fakta terkait kekerasan terhadap jurnalis:

BACA JUGA: Mahasiswa Untag Surabaya Gelar Screening Karya Jurnalistik dari Mata Kuliah Broadcast Journalism

BACA JUGA: Magang di Harian Disway, Mengasah Skill Kepenulisan Jurnalistik di Media Berita sebagai Content Writer

  1. 162 jurnalis tewas saat menjalankan tugas pada tahun 2023-2024
  2. 85 persen kasus pembunuhan jurnalis sejak 2006 masih belum terselesaikan atau ditinggalkan
  3. jumlah jurnalis perempuan yang terbunuh pada tahun 2022 mencapai tingkat tertinggi sejak tahun 2017, dengan 10 kasus
  4. hampir setengah dari kematian jurnalis terjadi di negara-negara yang terkungkung konflik bersenjata
Kategori :