9 Pekerjaan Penuh Tekanan pada 2026 Berdasarkan Studi Terbaru
Studi menyebut terdapat 9 pekerjaan paling penuh tekanan pada 2026.-benzoix-freepik.com
HARIAN DISWAY - Tekanan kerja tak lagi sekadar istilah populer di dunia profesional. Menjelang 2026, stres diprediksi akan semakin melekat dalam kehidupan kerja sehari-hari. Bahkan pada profesi yang sebelumnya tidak selalu dipandang berisiko tinggi.
Beban kerja, kekurangan tenaga, tuntutan emosional, hingga tanggung jawab yang terus meningkat. Membuat tekanan berkembang secara perlahan, namun menetap.
Hal itu terungkap dalam studi terbaru yang dilakukan Welltory, sebuah perusahaan yang fokus pada analisis kesehatan mental dan fisik berbasis data.
Studi tersebut memetakan pekerjaan dengan tingkat tekanan tertinggi. Yang diperkirakan akan dihadapi para pekerja pada 2026.
BACA JUGA:79 Ribu Orang Kehilangan Pekerjaan Sepanjang Tahun 2025, DPR Desak Pemerintah Segera Bertindak
BACA JUGA:5 Rekomendasi Pekerjaan Freelance yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga
Melalui analisis mendalam terhadap dampak pekerjaan terhadap kesejahteraan mental dan fisik, Welltory mengidentifikasi sembilan peran dengan skor tekanan tertinggi.
Temuannya menunjukkan bahwa stres kerja modern jarang datang secara tiba-tiba. Melainkan terakumulasi dari tuntutan yang berulang tanpa waktu pemulihan yang memadai.

Pekerjaan sebagai tenaga medis diprediksi akan mengalami banyak tekanan pada 2026.-freepik-
Cara Studi Mengukur Tekanan Kerja
Dalam penelitiannya, Welltory menggunakan tujuh indikator utama untuk menilai tingkat tekanan kerja. Setiap faktor merepresentasikan pemicu stres yang umum di dunia kerja modern.
Pertama, intensitas beban kerja. Itu dapat mengukur seberapa berat tuntutan tugas harian dan seberapa sering pekerja merasa kewalahan.
BACA JUGA:Ingin Bekerja dari Rumah? Ini 6 Pekerjaan Freelance yang Bisa Dicoba
BACA JUGA:Tren Pekerjaan Freelance Paling Dinikmati 2025: Bebas Atur Waktu dan Pilih Proyek
Kedua, tingkat lowongan pekerjaan. Tingginya angka lowongan sering kali menandakan kekurangan tenaga dan meningkatnya tekanan bagi karyawan yang ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: