SURABAYA, HARIAN DISWAY – Tanam pohon bersama menjadi salah satu agenda pada Inagurasi Pasukan Marinir (Pasmar) 2, TNI AL, Sabtu, 8 November 2025. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara tersebut.
Sedikitnya ada 1.000 bibit pohon yang ditanam. Jenisnya Sukun, Trembesi, dan Sengon. Penanaman dilakukan Khofifah bersama Komandan Pasmar 2 Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto, dan jajaran pejabat di lingkungan Pasmar 2.
Gubernur Khofifah menyebut inagurasi tersebut bukan hanya seremoni. Dia bersama jajaran prajurit Marinir TNI AL melaksanakan penghijauan dan bakti sosial.
“Ini bagian dari upaya menuju net zero emission. Daya dukung lingkungan harus terus kita rawat bersama,” kata Khofifah.
Khofifah mengajak TNI AL belajar ke Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Malang-Humas Pemprov Jawa Timur -
Penanaman berlangsung di area lahan Pasmar 2. Khofifah menggunakan sekop untuk menggali tanah. Lalu menempatkan bibit pohon dan menutup dengan tanah lagi.
Selesai menanam, Khofifah bersama rombongan membagikan 30 paket untuk anak yatim dan 100 paket sembako. Penerimanya adalah warga di sekitar Pasmar 2, Sidoarjo.
“Baksos ini merupakan tapi simbol bahwa negara hadir dan menyapa rakyatnya. TNI dan pemerintah daerah punya tanggung jawab sosial. Kebersamaan seperti ini menguatkan solidaritas, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanyi.
Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menyoroti peran TNI AL dalam menyiapkan generasi muda tangguh lewat SMA Taruna Nala. Sekolah ini disebutnya sebagai pabrik calon pemimpin masa depan.
BACA JUGA:Gubernur Khofifah dan Kaka Slank Ajak Tanam Mangrove di Bangkalan
BACA JUGA:Dampingi Kapolri, Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi Jaga Kamtibmas
“Sekitar 97 persen alumninya diterima di sekolah kedinasan dan perguruan tinggi negeri. Dari 11 sekolah di Indonesia yang dinilai menyiapkan calon pemimpin masa depan, lima di antaranya berasal dari Jawa Timur,” ucapnyi.
Dia juga mengungkapkan, arahan Presiden Prabowo Subianto yang dimulai dari penghijauan, pembinaan generasi muda, hingga ketahanan pangan. Salah satu perwujudannya adalah penguatan pajale (padi, jagung, kedelai.
“TNI AD fokus pada padi, Kepolisian di jagung, TNI AL di kedelai. Tapi jangan lupa, kita juga perlu memperkuat sektor protein hewani — daging dan susu. Karena sebagian besar kebutuhan itu masih impor,” kata Khofifah.