• Bawa obat-obatan pribadi yang diperlukan.
• Ketahui lokasi fasilitas kesehatan terdekat di Mekkah dan Madinah.
4. Pengetahuan Lokal
• Pelajari budaya dan hukum setempat agar tidak melakukan pelanggaran, seperti aturan berpakaian atau barang terlarang.
• Kuasai bahasa Arab dasar untuk komunikasi sederhana.
5. Manajemen Waktu
• Buat rencana kegiatan harian agar waktu ibadah optimal.
• Ketahui waktu salat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
• Sisihkan waktu istirahat agar tubuh tetap bugar.
BACA JUGA:Lempar Jumroh Rampung, Jemaah Haji Nafar Awal Tinggalkan Mina Hari Ini
BACA JUGA:PPIH Imbau Jemaah Haji Lansia dan Risti Untuk Badal Jumroh ke Petugas
Keuntungan dan Tantangan Umrah Backpacker
Umrah backpacker memberikan kesempatan bagi jamaah untuk merencanakan perjalanan sesuai kebutuhan masing-masing. Fleksibilitas ini bermanfaat bagi mereka yang memiliki jadwal padat atau ingin menjelajahi tempat-tempat baru di Mekkah dan Madinah.
Selain itu, biaya perjalanan umumnya lebih terjangkau dibandingkan paket umrah reguler.
Namun, tantangan utama dari umrah backpacker adalah ketidakpastian dan besarnya tanggung jawab pengaturan perjalanan. Jamaah harus melakukan riset serta perencanaan secara mendetail.
Risiko lain termasuk kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru tanpa bimbingan profesional.