Jack Appleyard, jurnalis yang dekat dengan lingkup Dorna, mengonfirmasi besarnya ketertarikan tersebut. "Honda sangat tertarik pada Quartararo," ungkapnya.
Mengontrak sang juara dunia 2021 akan menjadi kemenangan besar bagi pabrikan Jepang tersebut di tengah persaingan internal mereka.
BACA JUGA:Tes MotoGP Valencia Gempar: Aerodinamika Aprilia Lebih Liar dari Ducati
BACA JUGA:Toprak Razgatlioglu Jalani Debut Yamaha M1-V4 di Aragon, Catatan Waktunya Mengejutkan!
Ducati juga sempat dikabarkan ikut berminat. Namun Aprilia kini disebut yang lebih agresif. Menurut laporan media italia, La Gazzetta dello Sport, pabrikan asal Noale itu telah menghubungi manajer Quartararo.
Quartararo terlihat sedang berbincang dengan Toprak Razgatlioglu (topi putih), saat sesi Sprint Race GP Valencia pada hari Sabtu 15 November 2025--Twitter M Sports @MSports_all
Langkah cepat Aprilia itu datang pada momen yang tepat. Mengingat performa RS-GP sedang menanjak, diperkuat tujuh kemenangan Marco Bezzecchi sepanjang musim 2025.
Dengan paket motor RS-GP terbaru, Aprilia mulai dipandang sebagai kuda hitam dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Terutama jika Jorge Martin mampu kembali ke performa terbaik sejak seri-seri awal.
Jika Quartararo menginginkan posisi pembalap utama di tim pabrikan Aprilia pada 2027, duet bersama Bezzecchi menjadi skenario yang sangat memungkinkan.
Pertanyaannya, bagaimana dengan nasib Jorge Martin pada 2027? Pembalap Spanyol itu sempat mengisyaratkan kepindahan ke Honda pada awal 2025. Namun kini mengaku "sangat bahagia" bersama Aprilia.
BACA JUGA:Hasil MotoGP Sepang: Fabio Quartararo Puas dengan Yamaha, Sinyal Motor V4 Menguat
BACA JUGA:Proyek M1-V4 Jadi Kunci: Quartararo Tunggu Bukti Nyata dari Yamaha
Meski begitu, kontraknya yang berakhir pada penghujung 2026 membuat situasinya dapat berubah sewaktu-waktu.
Jika Quartararo memberi lampu hijau kepada Aprilia, Honda akan memiliki ruang lebih besar untuk bisa meyakinkan Jorge Martin dengan proyek MotoGP mereka. Skenario ini bisa menghadirkan perpisahan yang mulus bagi semua pihak.
Kini, bola panas berada di tangan Fabio Quartararo. Satu isyarat darinya, dapat mempengaruhi arah pengembangan motor M1-V4 untuk regulasi baru MotoGP 2027.
Tak ada yang bisa memastikan pabrikan mana yang bisa menciptakan motor paling unggul pada 2027, karena semua pabrikan akan memulainya dari nol. Jika Quartararo benar-benar meninggalkan Yamaha, berarti ia memilih mempercayai instingnya.(*)