Keluarga almarhum Arya Daru, 39, mendesak polisi mengusut (lagi) kematian Arya. Mereka menduga, Arya tidak bunuh diri, tetapi dibunuh. Mereka menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis, 27 November 2025, bahwa Arya dan Vara Dwikahndini check in di hotel 24 kali sebelum Arya meninggal.
MENGHERANKAN, keluarga Arya gigih mendesak polisi mengusut kembali kasus kematian Arya. Padahal, polisi sudah mengumumkan, tidak ada tindak pidana di kasus itu.
Keluarga Arya menggelar konferensi pers dua kali. Pertama, seusai pengumuman polisi (bahwa kasus Arya bukan tindak pidana). Terbaru, pada Kamis, 27 November 2025. Ada apa?
Kuasa hukum keluarga Arya, Nicholay Aprilindo, pada konferensi pers mengungkapkan temuan terbaru. Yakni, sejak Januari 2024 sampai dengan menjelang Arya meninggal, Arya check in di beberapa hotel bersama Vara sebanyak 24 kali. Jika dihitung, rata-rata hampir dua kali per bulan.
BACA JUGA:Ada Sidik Jari di Lakban Kepala Jasad Arya Daru, Begini Penjelasan Polisi
BACA JUGA:Keluarga Arya Daru Pangayunan Desak Ungkap Fakta Kematian
Nicholay: ”Hal itu dikuatkan keterangan para saksi. Antara lain, resepsionis hotel, sekuriti hotel, dan pihak pengelola platform pemesanan kamar hotel. Mereka semua mengatakan hal yang sama, sudah 24 kali Arya dan Vara check in. Bukti pemesanan ada.”
Tidak bisa diketahui pasti, apa yang dilakukan Arya dan Vara check in di kamar hotel. Tidak bisa disimpulkan bahwa mereka berhubungan seks di kamar. Tidak bisa.
Namun, temuan tersebut, yang tidak pernah diumumkan polisi dalam hasil penyelidikan mereka atas kasus ini, mengejutkan. Temuan itu berpotensi adanya tindak pidana dalam kematian Arya.
BACA JUGA:Misteri Kematian Diplomat Arya Daru segera Diungkap Hari Ini
BACA JUGA:Kompolnas Sisir Kejanggalan Kematian Diplomat Arya Daru: HP Hilang Jadi Kunci
Vara adalah pegawai Kementerian Luar Negeri, teman sekantor Arya, yang diplomat. Beberapa jam sebelum kematian Arya, diketahui bahwa Arya makan bersama serta belanja di mal Grand Indonesia, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.
Senin sore, 7 Juli 2025, Arya dan Vara serta satu lagi teman pria mereka bernama Dion terpantau kamera CCTV di mal Grand Indonesia. Arya belanja pakaian. Vara mendampingi. Malamnya mereka pulang sendiri-sendiri.
Arya naik taksi menuju tempat kerjanya, kantor Kemenlu. Ia naik ke rooftop. Lalu, turun, pulang naik taksi menuju tempat kosnya di Guest House Gondia, Jalan Gondangdia Kecil Nomor 22, Menteng, Jakarta Pusat.
Paginya, Selasa, 8 Juli 2025, Arya ditemukan meninggal di kamarnya dengan kepala terbungkus plastik terlilit lakban. Waktu kematian Senin malam hingga Selasa dini hari atau beberapa jam setelah Arya bersama Vara.