Bagi Jawa Timur, misi dagang tidak hanya berhenti pada agenda domestik. Sejak 2022, enam misi dagang luar negeri telah digelar di Riyadh, Kuala Lumpur, Dili, Hong Kong, Osaka, dan Singapura, dengan potensi transaksi Rp 5,89 triliun.
Terbaru, Misi Dagang Jatim–Singapura mencatat nilai transaksi Rp 4,16 triliun. “Ini bagian dari strategi memperluas pasar ekspor dan menarik investasi asing,” ujar Khofifah. (*)