Deretan Fenomena Kosmik 2026, Bulan dan Matahari Jadi Bintang Utama

Senin 29-12-2025,13:00 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

Dari sektor swasta, beberapa perusahaan Amerika Serikat menargetkan pendaratan ilmiah. Blue Origin, perusahaan antariksa milik Jeff Bezos, dijadwalkan meluncurkan prototipe pendarat bulan Blue Moon.

Versi demonstrasi itu memiliki tinggi sekitar 8 meter. Lebih besar dari modul pendarat Apollo. Versi berawaknya bahkan akan hampir dua kali lebih tinggi.

BACA JUGA:Gerhana Matahari Parsial Lintasi Pasifik hingga Antartika, Berikut Daftar Negara yang Dilintasi!

BACA JUGA:Gerhana Matahari Parsial Muncul Hari Ini, Berikut Ini Jadwal & Cara Aman Menikmatinya!

Sementara itu, Astrobotic Technology dan Intuitive Machines kembali mencoba peruntungan mereka di bulan. Serta Firefly Aerospace yang menargetkan pendaratan di sisi jauh Bulan pada 2026.

Selain bulan, matahari juga akan menjadi pusat perhatian lewat dua peristiwa gerhana besar. Gerhana matahari total pada 12 Agustus 2026 akan dimulai dari wilayah Arktik, melintasi Greenland, Islandia, hingga Spanyol.

Selama dua menit 18 detik, matahari akan sepenuhnya tertutup bulan. Menciptakan pemandangan dramatis bagi para pengamat di jalur totalitas.

Sebelumnya, pada 17 Februari, akan terjadi gerhana matahari cincin atau ring of fire di wilayah Antarktika. Hanya beberapa stasiun riset yang berada di posisi ideal untuk menyaksikannya secara penuh.

BACA JUGA:Fenomena Gerhana Bulan, Dulu Mitos, Kini Bisa Dinikmati Siapa Saja

BACA JUGA:Kisah Legenda Gerhana Bulan dari Berbagai Belahan Dunia

Sementara Afrika Selatan serta wilayah selatan Chile dan Argentina akan melihat gerhana sebagian. Dua minggu setelahnya, gerhana bulan total akan menyusul. Sebelum ditutup dengan gerhana Bulan sebagian pada akhir Agustus.

Langit 2026 juga akan diramaikan parade planet. Sekitar 28 Februari, enam dari delapan planet di tata surya akan tampak berjajar.

Merkurius, Venus, Jupiter, dan Saturnus dapat terlihat dengan mata telanjang setelah matahari terbenam. Sementara Uranus dan Neptunus memerlukan teropong atau teleskop.

Mars menjadi satu-satunya planet yang absen, meski ia akan bergabung dalam parade enam planet lainnya pada Agustus.


Ilustrasi gerhana matahari cincin. Gerhana tersebut akan terjadi lagi pada 2026.--freepik.com

BACA JUGA:Gerhana Matahari Parsial Muncul Mulai 09.40 Pagi di Langit Surabaya

Kategori :