Studi Terbaru, Bulan Titan Saturnus Mungkin Tak Memiliki Samudra Bawah Tanah Seperti Dugaan Sebelumnya
Studi mengungkapkan kemungkinan adanya samudra tersembunyi.--freepik.com
HARIAN DISWAY - Sebuah studi terbaru mengungkap kemungkinan baru tentang kondisi internal Titan, bulan terbesar Saturnus.
Selama lebih dari satu dekade, Titan diyakini memiliki samudra air global tersembunyi di bawah lapisan es tebal.
Berdasarkan analisis ulang data misi Cassini milik NASA, para ilmuwan kini menilai bahwa Titan mungkin tidak menyimpan samudra bawah tanah raksasa. Maka, asumsi selama ini bisa saja salah.
Sebaliknya, Titan diduga memiliki lapisan es dan lumpur es (slush) yang sangat dalam, menyerupai lautan di wilayah kutub Bumi.
BACA JUGA:Teleskop Hubble Tangkap Kehancuran Kosmik, Pecahkan Misteri Puluhan Tahun
BACA JUGA:NASA Temukan Eksoplanet Mirip Bumi: TOI 700 e, Harapan Baru untuk Kehidupan di Luar Angkasa
Di antara lapisan tersebut, terdapat kantong-kantong air cair. Itu berpotensi menjadi lingkungan tempat kehidupan mikroskopis dapat bertahan, bahkan berkembang.
Temuan tersebut dilaporkan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature.

Titan, salah satu bulan yang mengorbit Saturnus diperkirakan menyimpan es cair.--freepik.com
Titan merupakan bulan terbesar kedua di tata surya setelah Ganymede, dengan diameter sekitar 5.150 kilometer.
Permukaannya dikenal ekstrem dan unik. Dipenuhi danau serta sungai metana cair di bawah suhu yang sangat dingin. Meski demikian, hingga kini belum ada bukti langsung keberadaan kehidupan di Titan.
BACA JUGA:5 Hal Tak Terduga yang Bisa Melestarikan Planet
BACA JUGA:Asal Usul dan Makna Nama-Nama Planet di Tata Surya
Namun, menurut Baptiste Journaux, peneliti dari University of Washington yang terlibat dalam studi tersebut, kondisi internal Titan yang “mendekati titik leleh” justru memberikan alasan kuat untuk tetap optimistis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: ap