Hujan Meteor Quadrantid Bertemu Supermoon di Awal Tahun 2026
Ilustrasi hujan meteor. Ilmuwan memperkirakan supermoon dan hujan meteor Quadrantid akan terjadi pada Januari 2026.--freepik.com
HARIAN DISWAY - Dua fenomena langit menarik akan menghiasi awal tahun 2026: hujan meteor Quadrantid dan supermoon.
Keduanya akan muncul hampir bersamaan di langit Januari. Meski terdengar istimewa, cahaya terang dari supermoon diperkirakan akan mengurangi keindahan hujan meteor.
Menurut American Meteor Society, hujan meteor Quadrantid mencapai puncaknya pada Jumat malam hingga Sabtu pagi, 2-3 Januari 2026.
Dalam kondisi langit yang benar-benar gelap, tanpa gangguan cahaya, pengamat biasanya bisa menyaksikan sekitar 25 meteor per jam.
BACA JUGA:Daftar Nama Bulan Purnama, Ini Asal usul, Hingga Tanggalnya
BACA JUGA:Apa itu Wolf Moon? Momen Saat Bulan Purnama dan Mars Terlihat Berdampingan
Namun kali ini jumlah tersebut kemungkinan besar menurun drastis. Cahaya terang dari supermoon yang muncul pada Sabtu malam diperkirakan membuat jumlah meteor yang terlihat hanya kurang dari 10 per jam.
“Musuh terbesar dalam menikmati hujan meteor adalah bulan purnama,” ujar Mike Shanahan, direktur planetarium di Liberty Science Center, New Jersey.
Pernyataan itu menegaskan bahwa cahaya alami bulan sering kali mengalahkan kilatan cahaya meteor yang relatif singkat dan cepat.
Anda sudah tahu, hujan meteor terjadi ketika batuan luar angkasa berkecepatan tinggi memasuki atmosfer bumi.

Ilustrasi hujan meteor. Fenomena langit itu diperkirakan akan muncul pada awal Januari 2026.--freepik.com
BACA JUGA:Puncak Hujan Meteor Eta Aquarids 5-6 Mei 2024, Begini Cara Melihatnya
BACA JUGA:Jangan Lewatkan! Hujan Meteor Parseid Bakal Hiasi Langit Minggu Dini Hari Ini
Gesekan dengan udara membuat benda-benda tersebut terbakar. Lalu menciptakan jejak cahaya yang dikenal sebagai “bintang jatuh”.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: ap