Selain di Kecamatan Idi Rayeuk, Bupati Aceh Timur menyebutkan pembangunan huntara juga akan dilakukan secara bertahap di sejumlah kecamatan lain yang terdampak banjir. Wilayah tersebut antara lain Kecamatan Simpang Jernih, Serba Jadi atau Lokop, Peureulak, Julok, Simpang Ulim, Pante Bidari, Madat, serta beberapa unit tambahan di Kecamatan Banda Alam.
BACA JUGA:Kemenkes Ajukan Rp500 Miliar ke BNPB untuk Revitalisasi Fasilitas Kesehatan Rusak di Aceh
BACA JUGA:Kepala SMA di Aceh Tamiang: Kehadiran Prabowo Jadi Pemompa Semangat Sekolah Bangkit Pascabanjir
Pemerintah daerah berharap pembangunan huntara ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir sekaligus menjadi bagian awal dari proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Aceh Timur. (*)