AS Imbau Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu 11-01-2026,17:39 WIB
Reporter : Mirna Maulani Firnanda
Editor : Taufiqur Rahman

HARIAN DISWAY - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengeluarkan pengumuman resmi mengimbau warga Amerika Serikat untuk segera meninggalkan Venezuela.

Pengumuman yang dirilis pada Sabtu, 10 Januari 2026 tersebut juga meminta warga AS untuk tidak bepergian ataupun mengulangi penerbangan menuju Venezuela.

"Karena penerbangan internasional telah dilanjutkan, warga Amerika Serikat di Venezuela harus segera meninggalkan negara tersebut," tulis Kedutaan Besar AS di Venezuela melalui laman website resminya. 

Desakan pemerintah AS tersebut menyusul  operasi penjemputan paksa oleh militer AS pada Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Sabtu, 3 Januari lalu. Hal ini mengakibatkan ketidakstabilan politik dan keamanan di Venezuela.

Dalam pernyataan rilis melalui platform X tersebut, Departemen Luar Negeri AS juga memerintah seluruh warga AS yang akan meninggalkan Venezuela untuk tetap waspada terhadap lingkungan sekitar.

BACA JUGA:Serangan AS ke Venezuela Tewaskan 100 Tentara dan Warga Sipil, Presiden Delcy Hadiri Upacara Penghormatan

BACA JUGA:Pemimpin Brazil, Kolombia, dan Meksiko Berdiskusi Virtual Bahas Serangan AS ke Venezuela


Donald Trump-Kevin Lamarque-Reuters

Mereka juga mengimbau warga AS di Venezuela untuk mewaspadai risiko serangan oleh kelompok milisi bersenjata Colectivos yang memeriksa setiap kendaraan di pos pemeriksaan untuk mencari warga AS.

Sebagai informasi, Colectivos merupakan kelompok paramiliter bersenjata Venezuela bersayap kiri yang mendukung pemerintah Bolivarian, aliansi politik Great Politik Pole (GPP) dan partai berkuasa Venezuela, Partai Sosialis Bersatu Venezuela (PSUV).

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga menduga kemunculan Colectivos pasca penangkapan Maduro tidak lain ditujukan untuk menangkap siapapun yang kedapatan mendukung Amerika Serikat. 

"Tetap waspada dan berhati-hati saat bepergian melalui jalan darat. Pantau komunikasi dan situs web maskapai penerbangan untuk informasi tersebut," tulis Departemen Luar Negeri AS dalam cuitan X 10 Januari waktu setempat. 

BACA JUGA:AS Cabut Pembatasan Ruang Udara Karibia Pasca Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro

BACA JUGA:Maduro Ditangkap, Mahkamah Agung Venezuela Tunjuk Wapres Delcy Jadi Presiden Interim


Kedutaan Besar Amerika Serikat di Caracas, Venezuela pada 24 Januari 2019-Fernando LIano-AP Photo

Kategori :