Di tengah pemulihan mental Bagnaia, posisi kuat Marc Marquez dalam negosiasi kontrak, revolusi teknologi yang menanti di tahun 2027, serta pasar balap yang semakin anarkis, Ducati tetap melangkah maju tanpa kepastian.
Satu hal yang jelas: 2026 bukan lagi tujuan akhir. Segalanya kini bertumpu pada pembaruan tahun 2027. Dan Ducati tahu, di grid saat ini, Desmosedici masih menjadi motor terbaik dibandingkan siapa pun.(*)