Banyak yang melihat Alonso sebagai proyek jangka panjang klub. Karena ia sukses dengan mengandalkan pemain-pemain muda yang bukan berstatus bintang. Madridista berharap, ia bisa memberi banyak kesempatan buat pemain akademi La Fabrica.
Pada awal kepemimpinannya, Alonso langsung menunjukkan hasil positif. Di ajang Piala Dunia Antarklub 2025, Madrid melaju hingga semifinal sebelum disingkirkan Paris Saint-Germain.
Real Madrid kandas di Piala Super Spanyol, Xabi Alonso jelaskan alasan ganti Vinicius Jr. Foto: Alonso menerima medali perak di podium Stadion King Abdullah, Jeddah, 12 Januari 2026.-Fadel Senna-AFP
BACA JUGA:Barcelona vs Real Madrid 3-2, Blaugrana Juara Piala Super Spanyol Back-to-Back!
BACA JUGA:Rating Pemain Real Madrid Usai Kalah di Final Lawan Barcelona, Hanya Vini yang Bagus
Memasuki musim 2025/2026, performa Madrid juga sangat meyakinkan dengan catatan 13 kemenangan dari 14 laga awal. Namun, situasi mulai berubah pada bulan November. Madrid hanya mampu menang dua kali dari enam pertandingan.
Performa buruk itu berlanjut ke Desember, ketika mereka kalah beruntun dari Celta Vigo dan Manchester City. Bibit-bibit perpecahan di ruang ganti pun mulai menyeruak ke permukaan.
Secara statistik, Alonso mencatatkan angka yang cukup baik. Dari 34 pertandingan, ia meraih 24 kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan, dengan persentase kemenangan mencapai 70,6 persen.
Catatan itu membuatnya menjadi salah satu pelatih dengan rasio kemenangan terbaik dalam sejarah Real Madrid. Namun, hubungan dengan pemain yang memburuk, dan minimnya respek di sesi latihan, membuat Alonso tidak tahan.
BACA JUGA:Meski Temperamental, Madrid Tetap Andalkan Vinicius Jr di Piala Super Spanyol
BACA JUGA:Real Madrid Geram dengan Sikap Diego Simeone di Derby Piala Super Spanyol
Arbeloa Ambil Alih, Era Baru Dimulai
Real Madrid resmi berpisah dengan Xabi Alonso usai kalah dari Barcelona di Piala Super Spanyol dan menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pelatih baru tim utama.-Angel Martinez-Getty Images
Tak butuh waktu lama bagi Real Madrid untuk menunjuk pelatih baru. Beberapa menit setelah mengumumkan kepergian Alonso, klub langsung menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala tim utama.
Arbeloa bukan sosok asing bagi Madrid. Ia merupakan mantan pemain yang membela klub pada periode 2009 hingga 2016 dan menjadi bagian dari salah satu era tersukses dalam sejarah Los Blancos.
Selama berseragam Madrid, Arbeloa tampil dalam 238 pertandingan dan memenangkan delapan trofi, termasuk dua Liga Champions dan satu gelar LaLiga.
BACA JUGA:Vinicius Jr Disiuli Fans di Bernabeu, Xabi Alonso Pasang Badan