HARIAN DISWAY - Kekalahan Real Madrid dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menjadi akhir perjalanan Xabi Alonso sebagai pelatih klub yang berjuluk Los Blancos itu.
Madrid kalah 2-3 dalam laga El Clasico yang digelar di Jeddah, Arab Saudi, 12 Januari 2026. hasil Hersebut langsung membuat Xabi mengambil keputusan besar: meninggalkan klub kurang dari 24 jam setelah pertandingan.
Sebenarnya, posisi Alonso sudah berada dalam sorotan sejak beberapa bulan terakhir. Performa tim dinilai tidak stabil, ditambah kabar adanya ketidakharmonisan antara pelatih dan beberapa pemain.
Meski begitu, manajemen klub masih memberikan dukungan penuh buat mantan gelandang Los Blancos itu. Bahkan, menurut laporan Defensa Central, Florentino Perez meyakinkan sejumlah petinggi klub bahwa Alonso akan tetap memimpin tim.
BACA JUGA:Real Madrid Kandas di Piala Super Spanyol, Xabi Alonso Jelaskan Alasan Ganti Vinicius Jr
BACA JUGA:Real Madrid vs Barcelona: Final Piala Super Spanyol Jadi Ujian Terakhir Xabi Alonso
"Ia akan tetap di sini dan akan membantu kami memenangkan trofi," ujar Florentino Perez.
Nasib Xabi Alonso di Real Madrid membaik, tetapi bisa terancam jika kalah telak dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.-Juan Manuel Serrano Arce-Getty Images
Namun, sikap para pemain setelah kekalahan oleh Barcelona menjadi pemicu utama kepergian sang pelatih. Dalam pernyataan resmi klub, Madrid menegaskan bahwa Alonso akan selalu dikenang sebagai legenda klub.
"Xabi Alonso akan selalu mendapat kasih sayang dan penghargaan dari seluruh Madridista. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya," tulis pernyataan tersebut.
Saat meninggalkan klub, Real Madrid berada di posisi kedua klasemen LaLiga, tertinggal empat poin dari Barcelona.
BACA JUGA:Carvajal ingin Starter di El Clasico, Xabi Alonso Tak Mau Ambil Resiko
BACA JUGA:Kylian Mbappe Berpeluang Tampil di Supercopa, Xabi Alonso Siapkan Gonzalo Garcia
Awal Menjanjikan, Akhir yang Terlalu Cepat
Xabi Alonso ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid menggantikan Carlo Ancelotti pada musim panas 2025 dengan harapan besar.
Ia datang membawa reputasi mentereng setelah sukses besar bersama Bayer Leverkusen 2023/2024. Membawa klub tersebut juara Bundesliga untuk kali pertama dalam 120 tahun sejak berdiri. Plus juara DFB Pokal. Double winner.