Real Madrid kandas di Piala Super Spanyol, Xabi Alonso jelaskan alasan ganti Vinicius Jr. Foto: Alonso mengajak anak buahnya membuat guard of honor untuk Barcelona di podium Stadion King Abdullah, Jeddah, 12 Januari 2026.-Fadel Senna-AFP
Dalam video yang banyak beredar, terlihat jelas Mbappe berkacak pinggang. Ia mengangkat tangan kiri, lalu mengajak pemain lain meninggalkan lapangan. Aksi itu diikuti Rodrygo yang berdiri di sampingnya.
Para pemain memilih mengikuti "instruksi" Mbappe. Vinicius Jr, Eduardo Camavinga, Fede Valverde, termasuk anak-anak baru seperti Dean Huijsen dan Alvaro Carreras. Xabi yang kecewa pelan-pelan mengikuti mereka dari belakang.
BACA JUGA:Vinicius Jr Disiuli Fans di Bernabeu, Xabi Alonso Pasang Badan
BACA JUGA:Kylian Mbappe Berpeluang Tampil di Supercopa, Xabi Alonso Siapkan Gonzalo Garcia
Hal itu ironis. Mengingat Mbappe adalah salah seorang pemain kesayangan Xabi Alonso. Saat itulah, mantan pelatih Bayer Leverkusen itu merasa waktunya di Real Madrid sudah habis.
Tak perlu menunggu pulang ke Spanyol, keputusan mundur Xabi Alonso sudah diambil sejak pesawat carteran mereka masih di udara.
Xabi Alonso berbicara dengan CEO Real Madrid José Ángel Sánchez. Sang direktur kemudian dilakukan analisis terhadap situasi yang ia hadapi. Xabi melihat tidak ada kemungkinan keadaan akan membaik. Ia memutuskan mundur, dan Sanchez menerima.
???? Xabi Alonso’s authority completely undermined by Kylian Mbappé last night. ????
— Transfer News Live (@DeadlineDayLive) January 12, 2026
He wanted the team to form a guard of honour for Barcelona, Mbappé refused and the players listened to Mbappé. ????
He had no choice but to leave after that. ???? pic.twitter.com/HXdHTLxAN7
Gagasan Taktis yang Tak Bisa Diterima
Hubungan Xabi Alonso dengan sebagian pemain sudah bermasalah sejak Piala Dunia Antarklub 2025 di AS, Juni-Juli lalu. Banyak di antara mereka yang merasa tidak sejalan dengan gagasan taktisnya.
BACA JUGA:No Mbappe, No Problem! Hat-trick Gonzalo Garcia Jawab Kepercayaan Xabi Alonso
BACA JUGA:Nasib Xabi Alonso di Real Madrid Ditentukan di Piala Super Spanyol?
Xabi berupaya menerapkan model permainan dan prinsip yang ia yakini. Namun Mbappe dkk tampaknya terbiasa dengan pendekatan berbeda. Dan itu sudah sangat terasa, meski awalnya mereka bisa melaju mulus sampai semifinal.
Kembali ke Valdebebas, ternyata situasi tidak membaik. Xabi sudah berusaha mengikuti kemauan sejumlah pemain. Namun, ia tidak mendapatkan dukungan dari manajemen.
Sebelum musim dimulai, ia minta Presiden klub Florentino Perez membeli satu gelandang dan mempertahankan Luka Modric. Dua-duanya tidak dituruti. Pengganti Toni Kroos tetap tidak ada, Luka Modric pun dilepas ke AC Milan.
Xabi Alonso Bela Vinicius Junior Usai Disiuli Fans di Kemenangan Real Madrid atas Real Betis. Minggu, 4 Januari 2026.-Angel Martinez-Getty Images
Selain itu, para pemain pun sudah tidak menaruh respek padanya. Dalam sesi latihan, beberapa pemain kunci terlihat santai dan hanya berjalan-jalan alih-alih mengikuti instruksinya.