HARIAN DISWAY - Inter Milan harus mengakui keunggulan Arsenal pada matchday ketujuh league phase Liga Champions 2025/2026.
Bermain di kandang sendiri, Stadion Giuseppe Meazza, Rabu, 21 Januari 2026 dini hari WIB, Nerazzurri (julukan Inter Milan) tumbang dengan skor 1-3.
Laga itu memang berjalan dengan tempo tinggi. Arsenal tampil lebih efisien dalam memanfaatkan momen krusial. Gabriel Jesus menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Inter dengan mencetak dua gol pada menit ke-10 dan 31.
Pasukan Cristian Chivu sempat bangkit melalui gol indah Petar Sucic lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-18. Namun harapan tuan rumah akhirnya dipadamkan oleh gol Viktor Gyokeres di menit ke-84.
BACA JUGA:Inter Milan vs Arsenal 1-3, The Gunners Kunci Tiket 16 Besar Liga Champions
BACA JUGA:Prediksi Inter vs Arsenal: Kondisi Terkini, Head to Head, dan Perkiraan Line Up
Meski sempat menguasai beberapa fase permainan, Inter kesulitan menembus organisasi pertahanan Arsenal pada babak kedua. Lautaro Martinez gagal menunjukkan pengaruh signifikan di lini depan, sementara Arsenal tampil lebih tenang mengontrol laga.
Duel Bukayo Saka (kiri) dan Alessandro Bastoni (kanan) dalam laga Inter Milan vs Arsenal, laga Liga Champions 2025/2026 matchday ke-7, Rabu 21 Januari 2026--Uefa.com
Hasil itu membuat Inter Milan harus turun ke peringkat kesembilan klasemen sementara fase liga dengan 12 poin. Mereka terdepak dari 8 Besar, zona lolos langsung ke babak knockout.
Di sisi lain, Arsenal semakin menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara dengan tetap tak terkalahkan dan menjadi tim pertama yang memastikan tiket langsung ke fase gugur Liga Champions.
Berikut ulasan lengkap penilaian performa dan rating para pemain Inter Milan usai tumbang dari Arsenal.
BACA JUGA:Inter Kokoh di Puncak Serie A, Chivu Puji Mentaltias Tim Usai Hajar Udinese
BACA JUGA:Udinese vs Inter Milan 0-1, Gol Lautaro Martinez Buat Nerazzurri Nyaman di Pucuk
Rating Pemain Inter Milan
Kiper
Yann Sommer - 6
Laga yang berat bagi Sommer setelah kebobolan tiga gol. Ia nyaris tak bisa berbuat banyak pada setiap gol yang bersarang. Sommer melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Bukayo Saka di babak kedua, tapi tak banyak artinya.