HARIAN DISWAY - Bayangkan sebuah drama futuristis tentang seseorang yang menjalin hubungan dengan artificial intelligence seperti Her (2013). Dikombinasikan dengan drama melankolis tentang anak yang merindukan sosok ibu seperti Menunggu Bunda (2021).
Premis itulah yang diangkat oleh film terbaru sutradara Ho Wi Ding, Esok Tanpa Ibu. Dibintangi dua aktor papan atas Indonesia, Dian Sastro dan Ringgo Agus Rahman, film itu tayang mulai Kamis, 22 Januari 2026.
Sekilas, film Indonesia itu tampak seperti drama keluarga biasa. Namun, penulis Gina S Nore dan Melarissa Sjarief memasukkan nuansa fiksi ilmiah futuristik, yang membahas relasi manusia di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Esok Tanpa Ibu menggambarkan perjuangan ayah dan anak untuk tetap tegar setelah kehilangan sosok terkasih mereka. Sekaligus dihadapkan pada dilema baru saat teknologi berupaya menggantikan peran tersebut.
BACA JUGA:Geregetan Peran Jerome Kurnia dalam Penerbangan Terakhir, Penonton Mengumpat di Royal Plaza
BACA JUGA:Sinopsis Suka Duka Tawa, Kisah Pahit di Balik Humor Segar Komika
Esok Tanpa Ibu sudah pernah diputar di Busan International Film Festival (BIFF) tahun lalu dengan judul Mothernet. Ia mendapatkan sambutan yang sangat positif dari para sineas dan kritikus film di Korea.
Jadi, bagaimana jika sosok bunda cantik dan lembut yang diperankan Dian Sastro itu diganti dengan AI? Simak sinopsis Esok Tanpa Ibu berikut ini.
Sinopsis Esok Tanpa Ibu
Sinopsis Esok Tanpa Ibu, ketika Dian Sastro jadi bunda versi AI. Foto: Dian Sastro (kanan) dan Ali Fikry dalam salah satu adegan Esok Tanpa Ibu.-BASE Entertainment-
Bagi Rama (Ali Fikry), sang ibu adalah segalanya. Tempat ia bisa bercerita apa saja dengan nyaman. Tempat ia bisa berkeluh kesah tanpa takut dihakimi. Dan sosok yang selalu hadir saat ia membutuhkan tempat bersandar.
Rama, atau akrab disapa Cimot, memang lebih dekat dengan, Laras (Dian Sastro), daripada ayahnya, Hendri (Ringgo Agus Rahman). Hubungan mereka lumayan berjarak.
BACA JUGA:Wow! Film 5 Cm Dibuatkan Sekuel Setelah 14 Tahun, Usung Judul 5 Cm: Revolusi Hati
BACA JUGA:Tayang di Netflix, Ini 5 Fakta Menarik Film Tinggal Meninggal
Hendri adalah tipe pria yang tidak mau tahu urusan anak. Berdalih tidak jago berkomunikasi dengan anak, sehingga tidak perlu membangun koneksi yang akrab. Jika berbicara dengan Rama, yang keluar adalah ucapan-ucapan pendek. Atau teguran.
Suatu hari, keluarga kecil itu menerima ujian berat. Laras mengalami kecelakaan ketika mereka bertiga sedang hiking ke gunung. Dia koma. Tidak sadarkan diri.