Selain sektor pertambangan dan kehutanan, Prabowo juga menyinggung pengungkapan penyelewengan besar dalam tata kelola bahan bakar minyak dan minyak mentah.
Menurutnya, kasus-kasus tersebut menunjukkan betapa masifnya pelanggaran hukum yang selama ini terjadi.
Presiden menyebut setidaknya terdapat ratusan korporasi yang diduga terlibat pelanggaran serupa. Meski demikian, ia memastikan pemerintah tidak akan mundur.
“Tidak ada kompromi. Tidak boleh ada langkah mundur,” tegasnya. Bagi Prabowo, penegakan hukum adalah mandat rakyat. Negara, katanya, harus hadir dan berdiri tegak di atas kepentingan segelintir pihak.(*)
*) Peserta Magang dari Universitas Airlangga