Subki Al-Bughury Puji Public Speaking Prabowo: Sampai Sahur Pun Kami Siap Mendengarkan
Presiden Prabowo Subianto bersama alim ulama di Istana Kepresidenan, Jakarta-Setpres-
HARIAN DISWAY — Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Merdeka memunculkan sejumlah tanggapan dari peserta yang hadir. Salah satunya datang dari Ustaz Muhammad Subki Al-Bughury.
Subki menilai Presiden cukup dominan menyampaikan pandangannya dalam forum tersebut. Ia menyebut paparan yang disampaikan berlangsung panjang, membahas berbagai isu nasional hingga global.
Menurutnya, kemampuan komunikasi Prabowo menjadi salah satu hal yang menonjol selama pertemuan berlangsung.
“Saya pikir kemampuan public speaking beliau luar biasa. Penyampaiannya panjang dan sangat menarik untuk didengarkan,” ujar Subki.
BACA JUGA:Di Balik Buka Puasa Istana, Prabowo Ajak Ulama dan Pimpinan Ormas Islam Bahas Isu Global
BACA JUGA:Cadangan BBM Hanya Sampai 23 Hari, Prabowo Perintahkan Segera Bangun Storage
Ia menjelaskan bahwa dalam forum tersebut para ulama dan tokoh masyarakat lebih banyak berada di posisi mendengarkan. Hal ini berbeda dari situasi yang biasanya mereka hadapi ketika menyampaikan ceramah kepada masyarakat.
“Kami para penceramah biasanya yang berbicara, tapi kali ini gantian kami yang diminta untuk mendengarkan,” katanya.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara silaturahmi bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Merdeka, Jakarta.-Sekretariat Presiden-
Pertemuan itu disebut berlangsung sekitar empat jam. Meski cukup lama, diskusi tetap berjalan hingga akhir acara dengan para peserta mengikuti jalannya paparan Presiden.
“Sebetulnya sangat menarik sekali. Kalau sampai sahur pun rasanya kami masih kuat mengikuti, hanya saja kami harus kembali untuk siaran karena ada program yang berjalan secara langsung,” tambahnya.
Selain membahas isu dalam negeri, pertemuan tersebut juga menyinggung perkembangan situasi global yang dinilai memiliki dampak terhadap dunia Islam. Para tokoh agama yang hadir disebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
BACA JUGA:MUI Sarankan Indonesia Keluari Board of Peace
BACA JUGA:Prabowo Janji Keluar dari BoP Jika Palestina Tak Dibantu Merdeka dari Israel
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: