HARIAN DISWAY - Dalam praktiknya, banyak pasien, terutama yang mengalami diabetes, membutuhkan pemeriksaan dan perawatan luka secara berkala di rumah.
Baik pasca-operasi maupun pada luka kronis. Namun, keterbatasan waktu, jarak, dan tenaga profesional sering menjadi kendala.
Spesialis orthopedi dr. Muhammad Shoifi, Sp.OT(K) menjelaskan hal penting terkait perawatan luka. Ia berbicara dalam Health Talk bertajuk "Rawat Luka Modern di Era Digital", saat launching layanan Medis Fine di Ciputra World Mall Surabaya, 26 Januari 2026.
Ia menekankan pentingnya memilih fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan wound care dan home care.
Spesialis orthopedi dr. Muhammad Shoifi, Sp.OT(K) berbagi tip tentang perawatan luka dalam health talk di ruang klinik Medis Fine, Ciputra World Mall, 26 Januari 2026.-Guruh D.N.-HARIAN DISWAY
BACA JUGA:6 Manfaat Buah Delima, Mengurangi Peradangan Hingga Mencegah Penyakit Diabetes
BACA JUGA:1 dari 10 Warga Indonesia Idap Diabetes, 70 Persen Tak Menyadari Kondisinya
"Layanan wound care menangani berbagai jenis luka secara aman dan berkelanjutan," ungkapnya. Sementara layanan home care memungkinkan pasien mendapatkan pendampingan medis secara langsung di rumah.
"Tenaga medis tersebut dapat merawat luka dengan pendekatan yang tepat. Ia juga dapat merekomendasikan rujukan, apabila pasien tersebut memang perlu mendapat rujukan," tambahnya.
Luka pada penderita diabetes memang memerlukan perhatian khusus. Karena berisiko menimbulkan infeksi berat. Bahkan jika tidak ditangani dengan benar dapat berujung amputasi.
Pasien diabetes kerap mengalami gangguan penyembuhan luka. Akibat tingginya kadar gula darah yang memengaruhi sirkulasi dan sistem kekebalan tubuh.
BACA JUGA:Waspada Diabetes, Perhatikan Frekuensi Buang Air Kencing Normal dalam Sehari
BACA JUGA:Waspada, Diabetes Makin Marak di Kalangan Anak Muda, Gaya Hidup Seperti Ini Jadi Penyebabnya
Kondisi itu membuat luka, khususnya di area kaki, membutuhkan perawatan yang lebih teliti dibandingkan luka biasa.
Langkah awal yang penting dilakukan adalah penilaian luka secara rutin. Pasien atau pendamping perlu memperhatikan beberapa hal.