HARIAN DISWAY - Salat Tahajud merupakan salat sunah yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Ibadah tersebut dikerjakan pada malam hari setelah bangun tidur. Terutama pada sepertiga malam terakhir, saat suasana lebih hening dan khusyuk.
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam dengan salat tahajud. Pada waktu tersebut, doa-doa diyakini lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.
Secara bahasa, "tahajud" berarti berupaya melawan atau meninggalkan tidur. Sementara secara istilah fiqih adalah salat sunah malam hari yang dilakukan setelah tidur.
BACA JUGA:Menjelajahi Rahasia Salat Tahajud dan Dhuha: Menuju Kehidupan Penuh Barokah
BACA JUGA:10 Manfaat Salat Tahajud di Bulan Ramadan
Hukum pelaksanaannya adalah sunnah berdasarkan Ijma’ ulama. Itu merupakan sunah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Allah SWT memuji hamba-hamba yang rajin mengerjakannya dalam Al-Qur’an.
"Dan pada sebagian malam hari, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS. Al-Isra: 79).
Ayat tersebut menengaskan bahwa salat tahajud bukan sekadar ibadah tambahan. Tapi jalan untuk mendapatkan kedudukan mulia di sisi Allah.
Berikut adalah langkah-langkah pelaksanaan salat tahajud:
Ilustrasi tata cara salat tahajud dan keutamaan di malam hari setelah bangun tidur--Freepik
1. Niat Salat Tahajud
Niat dilakukan di dalam hati sebelum memulai salat
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallî sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.
“Aku menyengaja salat sunah Tahajud dua rakaat karena Allah ta’ala.”