Ekstrak Nanas, Kunyit, dan Minyak Sawit Merah Bisa Mereduksi Dampak Cemaran Mikroplastik
PESERTA dan pengisi seminar yang hadir di FK UKWMS pada Senin, 9 Maret 2026. - Ilmi Bening - Harian Disway
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari perlu hati-hati. Tak sekadar diawasi, pemakaiannya pun perlu segera dibatasi.
Studi menunjukkan bahwa 4.200 dari 16.325 bahan kimia dalam plastik membahayakan bagi tubuh. Untuk lebih memahaminya, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menggelar seminar dan Forum Group Discussion (FGD) tentang mikroplastik pada Senin, 9 Maret 2026.
Kegiatan itu terbuka untuk mahasiswa, peneliti, dan masyarakat umum. Dalam seminar, kelompok mahasiswa lintas kampus memaparkan mikroplastik temuan mereka.
Para mahasiswa itu datang dari berbagai wilayah Jawa Timur. Mulai dari Universitas Negeri Malang (UNM) sampai Universitas Bojonegoro.
BACA JUGA:UKWMS Angkat Kopi Desa Kucur Jadi Produk Premium Bertaraf Nasional

MAHASISWA mempresentasikan hasil temuan mikroplastik dalam penelitiannya pada Senin, 9 Maret 2026. - Ilmi Bening - Harian Disway
Sebagai narasumber FGD, FK UKWMS menghadirkan para pakar yang mumpuni. Ada Prigi Arisandi, M.Si yang dikenal sebagai pendiri Ecoton, Sofi Azilan Aini S.K.M (peneliti Ecoton), dan Dr. Yudhiakuari Sincihu, dr., M.Kes, FISPH., FISCM (akademisi dari FK UKWMS).
"Kami menjalankan tri dharma perguruan tinggi. Yaitu, pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Artinya, penelitian kita tidak hanya terbatas untuk kepentingan kampus saja," terang Yudhi.
Sasaran utama hasil penelitian maupun inovasi kampus, menurutnya, adalah masyarakat. Maka, dalam setiap kerja akademisnya, kampus perlu memikirkan masyarakat.
Demi memberikan dampak yang lebih besar, kolaborasi seperti yang dilakukan FK UKWMS tersebut sangat diperlukan.
BACA JUGA:5 Alat Dapur Mengandung Mikroplastik, Bahaya Kesehatan Mengintai
BACA JUGA:Mikroplastik Kontaminasi Aliran Darah Ibu-Ibu di Gresik
Lewat seminar itu, peserta mendapatkan wawasan tentang temuan mikroplastik, baik dari peneliti maupun mahasiswa. Termasuk mengkaji dampaknya bagi kesehatan tubuh manusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: