Jeane memastikan, kebijakan ini bukan sekadar keinginan sepihak pemerintah. Berdasarkan hasil jajak pendapat, mayoritas publik menginginkan perubahan sistem dari manual ke digital.
"Berdasarkan polling, sekitar 85 hingga 90 persen masyarakat Surabaya maupun pengunjung dari luar kota mendukung penuh pemberlakuan parkir digital di tepi jalan umum," ungkapnya.
Jeane mengajak masyarakat untuk proaktif menggunakan sistem ini. Dukungan warga dalam memilih pembayaran nontunai menjadi kunci utama keberhasilan akuntabilitas parkir di Kota Pahlawan.
"Ayo mulai parkir digital di lokasi yang sudah kami sediakan. Ini demi kenyamanan dan transparansi kita bersama," pungkas Jeane.(*)