Tanpa disadari, perjalanan pulang tersebut justru menjadi awal dari rangkaian malapetaka. Begitu tiba di rumah orang tua Sri, suasana berubah drastis menjadi dingin dan penuh misteri. Kejanggalan demi kejanggalan mulai muncul tanpa ampun.
Putri Ayudya pemain Kafir: Gerbang Sukma--youtube Starvision
Teror semakin nyata ketika dosa-dosa masa lalu Sri kembali menuntut balas. Elemen ilmu hitam, balas dendam, dan keberadaan gerbang sukma menjadi benang merah yang mengikat keseluruhan cerita film ini.
BACA JUGA:Sinopsis Sengkolo: Petaka Satu Suro, Teror Mistis 1 Muharram Guncang Desa Pesisir
BACA JUGA:6 Pemeran Film Sengkolo: Petaka Satu Suro, Aulia Sarah si Ratu Horor is Back
Sri sendiri masih menggunakan jimat sebagai bentuk perlindungan dari gangguan supranatural. Benda tersebut menjadi simbol ketakutan sekaligus usaha terakhir untuk bertahan dari teror yang semakin mendekat.
Pertanyaan besar pun muncul. Apakah semua kejadian itu hanya sekadar imajinasi akibat trauma masa lalu, atau benar-benar ulah kekuatan gaib? Ketegangan memuncak ketika keluarga menyadari bahwa rahasia lama itu bukan sekadar rumor belaka.
Rahasia yang selama ini terkubur justru menjadi sumber utama teror yang menghantui mereka kembali. Tak heran kalau Kafir: Gerbang Sukma digadang-gadang lebih emosional dan lebih menekan secara psikologis dibandingkan pendahulunya.
Cast film Kafir: Gerbang Sukma saat berkunjung ke kantor Harian Disway, 28 Januari 2026.-Najwa Rana-Harian Disway
Atmosfer ketegangan dibangun tidak hanya melalui jumpscare yang mengejutkan. Konflik batin para karakter menjadi senjata utama untuk menghadirkan rasa takut yang lebih dalam dan membekas.
BACA JUGA:7 Film Horor Indonesia Tayang Januari 2026, Cerita Mistis Lokal Siap Mengguncang Bioskop
BACA JUGA:Sinopsis Dusun Mayit, Teror Desa Gaib Penuntut Tumbal di Balik Pendakian Gunung Welirang
Sejak awal, waralaba Kafir memang dikenal kuat dalam pendekatan horor psikologis. Pendekatan itulah yang membuat penonton setia menantikan kelanjutan kisahnya dengan antusias tinggi.
Film itu juga mengeksplorasi tema tentang dosa masa lalu dan balas dendam yang belum selesai. Tema tersebut terasa dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari dan membuat ceritanya semakin relevan.
Bagi penggemar film horor Indonesia, Kafir: Gerbang Sukma layak masuk dalam daftar tontonan akhir Januari ini. Film itu menjanjikan pengalaman horor yang tidak hanya menyeramkan, tetapi juga mengusik batin penontonnya. (*)
(*) Mahasiswa Magang Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia