SIDOARJO, HARIAN DISWAY - Kawasan Alun-Alun Sidoarjo akhirnya dibuka untuk umum, Sabtu, 31 Januari 2026. Revitalisasi ruang terbuka hijau (RTH) seluas 2,8 hektar itu rampung dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo demi memperbarui wajah pusat kota.
Warga kini bisa menikmati penuh fasilitas di jantung Kota Delta. Alun-alun hadir sebagai wajah baru Sidoarjo sekaligus ruang santai yang nyaman untuk dikunjungi bersama keluarga dan kerabat.
Pembukaan bertepatan dengan Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo. Momentum itu menjadi simbol kebangkitan ruang publik yang inklusif dan ramah semua usia.
Ada sejumlah titik baru yang bisa dinikmati pengunjung. Di sisi selatan, tepatnya di belakang area bermain anak, terdapat pojok literasi yang menyediakan buku fisik maupun konten bacaan digital.
BACA JUGA:Bupati Sidoarjo Instruksikan Percepatan Pendirian Koperasi Desa Merah Putih
BACA JUGA:Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Digelar di Sidoarjo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Lebih ke arah barat, terdapat dua panggung apresiasi lengkap dengan tribun penonton. Salah satunya berada persis di belakang Monumen Jayandaru. Panggung itu terbuka bagi siapa saja yang ingin menampilkan bakat seni atau budaya.
Fasilitas pendukung lainnya meliputi ruang pantau dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan, serta pojok laktasi di sisi utara bagian barat alun-alun yang dibangun bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sidoarjo.
Area kebugaran dan playground anak tersebar merata di berbagai sudut, sementara jogging track mengelilingi alun-alun dengan desain yang apik dan fungsional.
Dua siswi menunjuk Monumen Jayandaru yang menjadi ikon Alun-Alun Sidoarjo, Jumat, 30 Januari 2026.-Eko Setyawan-Harian Disway
Infrastruktur kawasan juga diperbarui secara menyeluruh. Dulu dipenuhi kabel bergelayut, kini seluruh jaringan listrik dan telekomunikasi telah ditanam di bawah tanah. Tampilan alun-alun menjadi lebih bersih, rapi, dan estetis.
Pemerintah juga menambahkan 25 titik CCTV, 11 zona WiFi gratis, serta delapan toilet pria dan delapan toilet perempuan.
BACA JUGA:Sabung Ayam di Sidoarjo Diobrak Polisi
BACA JUGA:Pembangunan Makam di Dalam Perumahan Istana Mentari Sidoarjo Picu Polemik
“Beberapa pohon Pule Purba sedang dalam proses penyemaian,” ujar Plt Kepala DLHK Sidoarjo, Arif Mulyono, Jumat, 30 Januari 2026.
“Tujuannya agar kawasan tidak hanya bersih, tapi juga rindang ke depan,” lanjutnya.
Lokasi parkir kendaraan kini lebih tertata. Kantong parkir roda dua dan roda empat dipindahkan ke sisi utara, selatan, dan depan Masjid Agung Sidoarjo.
Pengelolaan parkir dilakukan bersama Dinas Perhubungan dengan tarif terjangkau, yaitu antara Rp3.000 hingga Rp5.000 per kendaraan.
Pemerintah akan terus memperbaiki kawasan berdasarkan animo masyarakat. Salah satu rencana lanjutan adalah menyediakan area khusus merokok yang ditempatkan jauh dari area bermain anak.
“Fasilitas sudah lengkap dan dirancang untuk semua kalangan,” tambah Arif.
Ia mengajak seluruh warga ikut menjaga kebersihan dan keindahan alun-alun.
“Jangan sia-siakan upaya bersama ini,” jelasnya, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merawat ruang publik. (*)