Sarasehan Jaranan di Sidoarjo Bahas Makna, Struktur, dan Strategi Pelestarian Seni Tradisi

Sabtu 31-01-2026,20:27 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

“Kerukunan dan konsolidasi itu kunci. Seni tradisi sering bergulat dengan ego. Padahal, negara-negara lain seperti Tiongkok, Korea, hingga Rusia maju karena konsisten menjaga tradisinya,” ujar dosen Hubungan Internasional, Universitas Airlangga itu.

BACA JUGA:Pancasila sebagai Roh Pembangunan dan Identitas Bangsa: Refleksi dari Tanah Reog

BACA JUGA:Dari Reog ke Robot Angklung: Inovasi Menjaga Warisan Budaya di Era Digital

Ia pun menambahkan bahwa mengelola keberagaman budaya Indonesia membutuhkan orkestrasi besar. Melibatkan banyak pihak. Termasuk pemerintah.

Sarasehan Jaranan itu diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi. Pun, menyusun strategi bersama untuk memastikan seni jaranan tetap hidup, berkembang, serta bermakna bagi generasi masa kini dan mendatang. (*)

Kategori :