DPD PDIP Jatim Hadirkan KH Fahmi Amrullah dalam Puncak Peringatan Nuzulul Qur'an 2026

DPD PDIP Jatim Hadirkan KH Fahmi Amrullah dalam Puncak Peringatan Nuzulul Qur'an 2026

DENI WICAKSONO, sekretaris DPD PDIP Jatim, menyampaikan bahwa puncak peringatan Nuzulul Qur'an dihadiri KH Fahmi Amrullah dari Tebu Ireng pada Kamis, 5 Maret 2026.--PDIP Jatim

HARIAN DISWAY - DPD PDIP Jatim menggelar puncak peringatan Nuzulul Qur'an 1447 H/2026 M di Kantor DPD PDIP Jatim, Surabaya, pada Rabu, 5 Maret 2026.

Kegiatan keagamaan yang menjadi agenda tahunan itu menghadirkan pengasuh Pondok Pesantren (PP) Tebu Ireng Jombang, KH Fahmi Amrullah, sebagai penceramah utama.

Dalam kesempatan itu, PDIP Jatim juga menyalurkan santunan kepada 500 anak yatim dan 50 janda dari berbagai wilayah Jatim.

Sekretaris DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono, menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur'an adalah momentum untuk memperdalam makna spiritual sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

BACA JUGA:Deni Wicaksono Ajak Seluruh Kader PDIP Jatim Aktif Cegah Wabah DBD

BACA JUGA:HUT ke-53 PDIP, Deni Wicaksono: Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

“Peringatan Nuzulul Quran ini merupakan agenda rutin DPD PDIP Jatim setiap Ramadan. Kebahagiaan harus dibagi bersama, terutama kepada anak-anak yatim dan para janda yang membutuhkan perhatian kita,” ungkap Deni sebelum acara. 

Menurut wakil ketua DPRD Jatim itu, kehadiran KH Fahmi Amrullah dari PP Tebu Ireng Jombang adalah pencerahan. Kehadirannya sekaligus memperkuat pesan bahwa nilai-nilai keislaman sejalan dengan semangat kebangsaan dan keadilan sosial yang diperjuangkan partai.

“Melalui tausiyah beliau, kami berharap seluruh kader dan masyarakat yang hadir dapat semakin meneguhkan komitmen untuk menghadirkan politik yang berkeadaban, yang berpihak pada wong cilik, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa DPD PDIP Jatim, KH Abdul Wahab Yahya, menjelaskan bahwa kegiatan itu adalah ikhtiar partai dalam merawat harmoni antara nilai religius dan pengabdian sosial.

BACA JUGA:Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono: Pilkada Tidak Langsung Adalah Kemunduran Demokrasi

BACA JUGA:Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono Salurkan Kursi Roda untuk Disabilitas di Ngawi

“Tujuan utama dari agenda ini adalah memperkuat spiritualitas kader dan masyarakat, sekaligus menghadirkan kepedulian nyata. Santunan kepada 500 anak yatim dan 50 janda adakah komitmen bahwa kebahagiaan di bulan suci harus dirasakan bersama,” tutur KH Abdul Wahab Yahya.

Menurutnya, Nuzulul Qur'an mengajarkan pentingnya keadilan, kasih sayang, dan keberpihakan kepada kaum lemah. Nilai-nilai tersebut, sejalan dengan semangat perjuangan partai dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

“Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki diri sekaligus memperluas manfaat bagi sesama. Kami ingin memastikan bahwa DPD PDIP Jatim tidak hanya hadir dalam kerja-kerja politik, tetapi juga dalam kerja-kerja kemanusiaan dan keagamaan,” tegasnya.

Puncak peringatan Nuzulul Qur'an 2026 juga dihadiri jajaran pengurus DPD, anggota fraksi, kader, simpatisan, serta masyarakat umum.

BACA JUGA:Deni Wicaksono Dorong Penyamaan Persepsi untuk Pembangunan Responsif Berbasis Alam

BACA JUGA:Deni Wicaksono Sebut Keberanian dan Konsistensi sebagai Kunci Persatuan di Haul ke-77 Gubernur Soerjo

Dengan mengusung semangat berbagi dan kebersamaan, DPD PDIP Jatim berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat nilai gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.

Selama Ramadan, DPD PDIP Jatim melalui Bamusi membagikan 500 nasi kotak untuk masyarakat setiap harinya. Agenda lainnya adalah salat tarawih berjamaah dan buka bersama. Setiap Jumat, DPD PDIP Jatim membagikan 500 paket sembako untuk masyarakat di sekitar kantor yang berada di Surabaya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: