2. Membuat napas lebih segar
NAPAS LEBIH SEGAR karena berkurangnya senyawa sulfur dari bakteri setelah rutin melakukan tongue scraping.-Daksh-Pinterest
Dengan berkurangnya senyawa sulfur hasil limbah bakteri, napas terasa lebih segar terutama saat memulai aktivitas pagi hari.
3. Meningkatkan sensitivitas indra perasa
INDRA PERASA bekerja lebih optimal karena lapisan lidah yang kotor sudah terkikis. -Aneisha suci-Pinterest
Lapisan pada lidah yang terangkat memungkinkan indra pengecap bekerja lebih optimal. Dengan demikian, rasa makanan menjadi lebih jelas.
4. Memperbaiki tampilan dan kebersihan lidah
WARNA SEHAT ALAMI yang identik dengan merah muda langsung muncul setelah rutin membersihkan lidah. -Portal chico sabetudo-Pinterest
Lidah yang bersih cenderung berwarna merah muda alami, bukan putih atau kekuningan akibat penumpukan plak.
5. Melengkapi rutinitas kebersihan mulut
MULUT DAN GIGI menjadi lebih bersih dan sehat berkat kombinasi menyikat gigi, flossing, dan tongue scraping. -Drs. Nicholas-Pinterest
Tongue scraping berfungsi sebagai pelengkap menyikat gigi dan penggunaan benang gigi (flossing) untuk kebersihan mulut yang lebih menyeluruh.
BACA JUGA:Pengaruh Rokok bagi Gigi dan Mulut: Mulai Kanker Mulut hingga Bibir Bengkak
BACA JUGA:4 Manfaat Menginang, Praktik Kuno untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut
Kotoran yang tidak terangkat karena aktivitas menyikat gigi, bisa dibersihkan lewat tongue scrapping. Kombinasi menyikat gigi, menggunakan benang gigi, dan menyikat lidah akan memberikan kesegaran maksimal.
Tongue scraping bukan pengganti perawatan gigi utama. Kebiasaan ini merupakan tambahan rutinitas yang mudah dilakukan.