Marc Marquez Ungkap Cara Membaca Musim MotoGP dari Sepang

Selasa 10-02-2026,16:17 WIB
Reporter : Bagus Aji
Editor : Salman Muhiddin

HARIAN DISWAY - Tekanan terbesar MotoGP modern tidak selalu datang dari lintasan balap, melainkan dari ruang keputusan teknis. Dengan waktu uji coba yang sangat terbatas dan regulasi aerodinamika yang kian ketat, pilihan paket aero di awal musim kini dapat menentukan arah kejuaraan.

Di tengah situasi ini, Marc Marquez kembali menunjukkan kecerdasannya membaca musim bahkan sebelum lampu mulai menyala.

Beberapa tim MotoGP telah siap dengan desain mesin yang sudah ditetapkan. Namun keputusan kunci kini berada pada proses homologasi. Tantangan ini akan dihadapi seluruh pabrikan MotoGP, termasuk dalam memilih paket aerodinamika yang akan digunakan sejak awal musim.

Regulasi hanya mengizinkan satu kali pembaruan tambahan di tengah musim untuk area aero body. Situasi ini otomatis meningkatkan tekanan bagi setiap tim untuk mengambil keputusan yang tepat selama pengujian pramusim yang waktunya sangat terbatas.

Dengan hanya lima hari uji coba, tiga hari di Sepang dan dua hari di Buriram, data balap yang dapat dikumpulkan juga sangat terbatas. Kondisi tersebut membuat mustahil bagi tim untuk merangkum seluruh kebutuhan teknis motor untuk berbagai karakter sirkuit dalam satu kalender balap.

Namun, juara MotoGP 2025, Marc Marquez, memiliki pendekatan tersendiri dalam memahami kebutuhan tersebut. Ia menjelaskan bagaimana dirinya memanfaatkan berbagai bagian Sirkuit Sepang, Malaysia, untuk mensimulasikan rangkaian tikungan di sirkuit lain  sepanjang musim.

BACA JUGA:MotoGP 2026 Mulai Terbaca, Trio Marquez-Bagnaia Dominasi Simulasi Sepang

BACA JUGA:Dilema Ducati di MotoGP: Amankan David Alonso atau Kehilangan Aset Masa Depan

Pembalap pabrikan Ducati itu telah kembali beraksi di MotoGP setelah menjalani operasi bahu pada Oktober lalu. Rider kelahiran Cervera, Spanyol, tersebut langsung memimpin catatan waktu pada hari pertama pengujian, sebelum menutup hari terakhir tes di posisi keempat secara keseluruhan.

Catatan waktu terbaik Marc Marquez sepanjang pekan ini adalah 1 menit 56,789 detik yang dicetak pada sesi pagi terakhir. Waktu tersebut menempatkannya sebagai pembalap tercepat kelima di Sektor 1, termasuk zona pengereman Tikungan 1, kedelapan di Sektor 2 yang mengalir, keempat di Sektor 3, serta tercepat di Sektor 4 yang didominasi dua lintasan lurus dan tikungan parabolik tajam yang menghubungkan keduanya.

Saat ditanya apakah pengujian yang hanya dilakukan di dua sirkuit sudah cukup untuk menentukan paket aerodinamika, Marquez menjawab dengan tegas:


Marc Marquez (93), saat menguji paket Aero Mix antara winglet utama 2025 (merah) dan fairing depan 2026 (hitam) di motor Ducati GP26, pada pengujian Sepang 3-5 Februari 2026--Twitter Alessio Piana @AlessioPiana130

"Tidak. Tapi tidak ada pilihan lain, jadi Anda harus sangat berhati-hati. Di sirkuit ini (Sepang), ada banyak jenis tikungan yang berbeda, sehingga Anda perlu membayangkan seolah-olah berada di sirkuit lain," ujar Marc Marquez, menyoroti keterbatasan jadwal pengujian.

"Di beberapa bagian lintasan, Anda bisa membayangkan tikungannya mirip dengan Qatar atau seperti di Jerez. Dengan begitu, kami bisa memiliki gambaran untuk musim depan tentang bagaimana setiap paket aerodinamika akan bekerja sepanjang 22 balapan," tambahnya.

Dalam pengujian Sepang, Ducati menguji tiga paket aerodinamika berbeda: spesifikasi 2026, 2025, dan 2024, yang dipasang bergantian pada Desmosedici GP26. Seluruh pembalap Ducati juga sempat menjajal paket aerodinamika versi campuran (mix aero).

Kategori :