GoTo Gandakan Anggaran BHR 2026

GoTo Gandakan Anggaran BHR 2026

Bonus Hari Raya ini adalah bentuk apresiasi atas kontribusi mitra dalam menjaga kualitas dan keandalan layanan selama 12 bulan terakhir-Dok.GoTo-

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Pemerintah memastikan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan 2026 bagi mitra pengemudi ojek dan taksi online cair jelang Idulfitri. Salah satu aplikator yang meningkatkan alokasi anggaran secara signifikan adalah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk.

Dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026, manajemen GoTo menegaskan komitmennya menyalurkan BHR kepada mitra driver roda dua dan roda empat yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama maupun tambahan. 

Serta tetap menjaga kualitas layanan kepada pelanggan. Kebijakan BHR ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang diumumkan melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama sejumlah menteri terkait.

Airlangga menyebut, untuk tahun 2026 BHR akan diberikan kepada lebih dari 850 ribu mitra pengemudi dari berbagai aplikator. Total nilai sekitar Rp220 miliar.

BACA JUGA:GoTo Luncurkan Empat Dukungan Nyata untuk Kesejahteraan Mitra


Grafis-Ilustrasi-

Khusus GoTo, alokasi anggaran yang disiapkan mencapai Rp100 hingga Rp 110 miliar. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan 2025 yang sebesar Rp50 miliar.

“Untuk tahun ini, GoTo mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 hingga Rp110 miliar. Jumlah penerima mencapai sekitar 400 ribu mitra di tiap platform,” ujar Airlangga.

Direktur Utama GoTo Hans Patuwo, menegaskan BHR bukan sekadar dukungan finansial. Tapi merupakan wujud semangat kekeluargaan yang dijaga perusahaan bersama para mitra.

“Bonus Hari Raya ini adalah bentuk apresiasi atas kontribusi mitra dalam menjaga kualitas dan keandalan layanan selama 12 bulan terakhir, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan perusahaan,” kata Hans.

BACA JUGA:Perpres Ojol Tertahan, Pemerintah Tunggu Proses Merger GoTo–Grab


Grafis II -Ilustrasi GoTo-

Tahun ini, peningkatan tidak hanya terjadi pada total anggaran, tetapi juga nominal kategori terendah. 

Jika pada 2025 mitra menerima Rp50 ribu, kini meningkat menjadi Rp150 ribu untuk mitra roda dua dan Rp200 ribu bagi mitra roda empat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: