HARIAN DISWAY - Ada banyak alternatif menu berbuka puasa. Saat ini, yang sedang populer adalah menu dari Timur Tengah, Turki, dan yang tak boleh ketinggalan: Mesir.
Berbagai tempat menyediakan deretan menu dari kawasan-kawasan tersebut. Mulai dari hotel, restoran, hingga kedai-kedai tempat nongkrong.
Bicara soal Mesir, orang selalu teringat Kairo. Namun, Anda sudah tahu, negara tersebut memiliki kawasan cantik: Alexandria.
Kota pelabuhan tersebut kental dengan nuansa budaya. Termasuk menghasilkan berbagai produk kuliner khas. Bahkan dipercaya menyebar ke berbagai negara. Seperti di Turki dan kawasan-kawasan Timur Tengah.
BACA JUGA:Pide, Pizza Khas Turki, Menu Alternatif Berbuka Puasa
BACA JUGA:Meal Prep Ayam Lada Tumis Sayur, Resep Sarapan Praktis Hanya 15 Menit!
Pide Mediterania yang disajikan di Mercure Surabaya Grand Mirama, misalnya. Sajian itu oleh masyarakat Mesir umum disebut hawawshi.
Meski sekilas menyerupai pide Turki, hawawshi memiliki karakter tersendiri. Pide Turki biasanya berbentuk perahu. Dengan adonan roti yang lembut.
Sementara hawawshi Mesir cenderung bulat utuh. Menggunakan roti pita yang lebih tebal dan garing. Perbedaan itu mencerminkan tradisi roti di masing-masing wilayah.
Persamaannya, baik pide Turki maupun hawawshi, keduanya sama-sama menempatkan daging berbumbu sebagai bintang utama.
BACA JUGA:Bubur Laba, Menu Tradisional Tiongkok yang Mengawali Rangkaian Imlek
BACA JUGA:Lubia Polo, Kuliner Khas Iran dalam 7th Voyage of Sinbad
Meski begitu, penyebarannya memunculkan pengembangan-pengembangan tertentu. Bahkan menciptakan kreasi unik.
Hawawshi, pide khas Mesir dengan cita rasa unik.--thefreshmarket.com
Seperti di Indonesia, umumnya disesuaikan dengan lidah masyarakat Nusantara. Tapi tanpa menghilangkan karakternya yang kuat dengan rasa rempah.