Kunci Keganasan Persebaya Bersama Bernardo Tavares, Karena Attitude dan Effort Pemain!

Rabu 11-02-2026,17:29 WIB
Reporter : Agustinus Fransisco
Editor : Salman Muhiddin

Kondisi semacam itu kerap menjadi ujian bagi kedalaman skuad dan adaptabilitas taktis. Tavares mengakui realita tersebut. "Beberapa dari mereka sakit, beberapa terluka, dan banyak pemain bermain di posisi yang tidak biasa. Tapi mereka mencoba melakukan yang terbaik," tutur pelatih berusia 45 tahun itu.

Keberhasilan sementara Tavares dalam menghadapi masalah itu menunjukkan bahwa struktur pelatihan dan instruksi dasar yang diberikan pelatih memungkinkan pemain menempati peran baru. Tentu tanpa merusak keseimbangan tim.

Elemen ketiga adalah manajemen harapan dan proses pembentukan kultur. Tavares mengedepankan aspek effort dan sikap sebagai indikator jangka panjang, bukan hasil sementara semata.

"Ketika kita melihat para pemain mencoba melakukan yang terbaik dan menunjukkan attitude dan kerja keras yang baik, kemungkinan kita bisa berhasil adalah besar," tegasnya.

BACA JUGA:Persebaya Sikat Bali United 3-1, Bernardo Tavares Salut Kerja Keras Pemain!

BACA JUGA:Bali United vs Persebaya 1-3, Bajol ijo Dekati Malut United

Evolusi Taktik Persebaya


Pelatih Persebaya Bernardo Tavares harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Dewa United.-Boy Slamet/Harian Disway-Boy Slamet/Harian Disway

Dari sudut pandang taktikal, perubahan-perubahan yang diamati meliputi intensitas pressing, transisi lebih cepat dari bertahan ke menyerang, serta kompaknya garis pertahanan dan lini tengah.

Namun, analisis lebih dalam menunjukkan bahwa tanpa attitude dan kesiapan mental, pola-pola tersebut tidak akan bertahan ketika lawan membaca taktik. Maka, fokus Tavares pada aspek non-teknis berperan sebagai fondasi bagi implementasi taktik.

Konteks kompetisi juga mempertegas arti dari tren itu. Liga yang kompetitif menuntut konsistensi. Hasil baik dalam empat laga awal memberi modal psikologis Bajol Ijo.

Singkatnya, transformasi Persebaya di bawah Bernardo Tavares merupakan kombinasi antara perubahan teknis dan pergeseran budaya tim.

Keberhasilan awal bersama Tavares, lebih berakar pada attitude dan semangat juang pemain ketimbang intervensi magis dari sang pelatih. (*)

Kategori :