HARIAN DISWAY - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menghentikan penuntutan terhadap tersangka pencurian dalam keluarga melalui mekanisme restorative justice. Tersangka berinisial A alias R, 24, warga Dusun Pammase, Desa Selli, Kecamatan Bengo, Bone, yang terbukti mengambil uang dan menjual barang milik ibu kandungnya sendiri, Hj. R, 51, justru dikembalikan ke keluarga dengan kewajiban kerja sosial.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, memimpin langsung ekspose virtual pada Rabu, 11 Februari 2026, bersama jajaran Bidang Tindak Pidana Umum. Kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Lappariaja, M. Yusuf Rachman, beserta Jaksa Fasilitator dan jajaran. Peristiwa bermula pada Minggu, 29 Juni 2025, sekitar pukul 20.00 WITA. Saat berada di dalam kamar ibunya, tersangka mengambil dompet korban tanpa sepengetahuan pemiliknya. Ia lantas mengambil kartu ATM di dalamnya dan melakukan penarikan tunai melalui mesin EDC di sebuah toko depan rumah sebanyak dua kali, pada malam kejadian dan keesokan harinya, dengan total penarikan Rp2.410.000. BACA JUGA:JAM Pidum Setujui 14 Restorative Justice, Mulai dari Pencurian Hingga Narkotika BACA JUGA:Kerugian Capai Rp 200 Juta, Polisi Ringkus Pencuri Kabel PLN di Sumbawa Tak berhenti di situ, pada Rabu, 2 Juli 2025, tersangka kembali mengambil satu unit mesin sensow merek Motoyama milik korban yang tersimpan di ruang tamu, lalu menjualnya kepada pihak lain seharga Rp500.000. Akibat rentetan perbuatan tersebut, korban yang tak lain adalah ibu kandung tersangka mengalami kerugian total Rp2.910.000. Atas perbuatannya, tersangka sebelumnya disangka melanggar Pasal 477 ayat (1) Huruf (e) KUHPidana Jo. Pasal 481 ayat (2) Jo. Pasal 126 Ayat (1) UU No.1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Dalam ekspose tersebut, Kajati Sulsel menyetujui penghentian penuntutan berdasarkan sejumlah pertimbangan. Pertama, tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana. Kedua, korban yang merupakan ibu kandung tersangka telah memaafkan sepenuhnya dan menyetujui perdamaian demi menjaga keutuhan serta keharmonisan keluarga. Ketiga, kerugian materiil telah terjamin. Keempat, tersangka telah menyesali perbuatannya dan berjanji memperbaiki perilaku di masa depan. "Korban adalah ibu kandung tersangka sendiri dan telah memaafkan serta menghendaki proses hukum dihentikan," ujar Didik Farkhan Alisyahdi dalam keterangannya, Jumat, 13 Februari 2026. Alih-alih menjalani pidana penjara, tersangka dikenakan sanksi kerja sosial berupa kewajiban melakukan kerja bakti dan pembersihan fasilitas umum di lingkungan Dusun Pammase. Pelaksanaannya akan berada di bawah pengawasan Jaksa Fasilitator. "Hukum harus hadir dengan hati nurani, terutama dalam konflik internal keluarga seperti ini. Melalui restorative justice, kita memberikan kesempatan bagi seorang anak untuk berkontribusi dan berbakti kembali kepada orang tuanya tanpa harus melalui proses pemidanaan yang dapat memutus hubungan kekeluargaan," tegas Didik. BACA JUGA:Bidang Pidum Kejaksaan Agung Selesaikan 2.080 Perkara Restorative Justice Sepanjang 2025 BACA JUGA:Restorative Justice Diberlakukan: Kasus Penadahan di Palu Dihentikan Kajati juga memerintahkan Kacabjari Lappariaja untuk segera memproses administrasi pengeluaran tersangka dari tahanan setelah mendapatkan penetapan dari Pengadilan Negeri setempat, serta memastikan proses ini bebas dari praktik transaksional. (*) *) Mahasiswa MBKM, Program Studi Sastra Indonesia, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.Restorative Justice Bone, Curi Uang Ibu Kandung, DIhukum Kerja Bakti
Jumat 13-02-2026,15:47 WIB
Reporter : Alizatul Hafizah*
Editor : Noor Arief Prasetyo
Kategori :
Terkait
Rabu 04-03-2026,21:39 WIB
Restorative Justice Polsek Kapas Selesaikan Kasus Pencurian Delapan Bungkus Rokok
Jumat 13-02-2026,15:47 WIB
Restorative Justice Bone, Curi Uang Ibu Kandung, DIhukum Kerja Bakti
Sabtu 31-01-2026,13:47 WIB
Satgas SIRI Kejagung Amankan DPO Korupsi Asal Kejati Sulawesi Selatan
Jumat 23-01-2026,21:41 WIB
Peringati HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri, Indah Kurnia Laksanakan Kerja Bakti
Senin 19-01-2026,14:58 WIB
Polisi Terapkan RJ dalam Kasus Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis
Terpopuler
Rabu 25-03-2026,14:58 WIB
Dugaan Penyebab Pembunuhan Cucu Tokoh Betawi Mpok Nori, Pelaku Menganggur
Rabu 25-03-2026,17:04 WIB
Mo Salah Tinggalkan Liverpool Sebelum Kontraknya Habis, Apa yang Terjadi?
Rabu 25-03-2026,22:28 WIB
Kabais TNI Letjen Yudi Abdimantyo Mundur Usai Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus
Rabu 25-03-2026,11:56 WIB
Mulai Minggu Depan, Puluhan Ribu ASN Pemprov Jatim WFH Setiap Hari Rabu
Rabu 25-03-2026,13:32 WIB
22 Negara Anggota NATO dan Negara-Negara Teluk Akan Bersatu Buka Selat Hormuz
Terkini
Kamis 26-03-2026,11:07 WIB
FIES Sumenep Gagas Ekonomi Berbasis Sekolah, Said Abdullah: Kami Ingin Siswa Berdikari
Kamis 26-03-2026,10:55 WIB
Posko Gotong Royong Mudik DPC PDIP Kota Madiun Hadir di Terminal Purboyo
Kamis 26-03-2026,10:43 WIB
Posko Mudik Lebaran DPC PDIP Nganjuk Layani Pejuang Rindu Kampung Halaman
Kamis 26-03-2026,10:20 WIB
Posko Mudik DPC PDIP Tuban di Jalur Pantura Sediakan Cek Medis dan Perbengkelan
Kamis 26-03-2026,09:49 WIB