BI Gelontorkan Rp185,6 Triliun Uang Tunai Baru Sambut Ramadan dan Idulfitri 2026

Sabtu 14-02-2026,10:32 WIB
Reporter : Lailatul Arifah
Editor : Mohamad Nur Khotib

HARIAN DISWAY – Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun guna memenuhi kebutuhan penukaran uang masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp180,9 triliun. Penyediaan uang tunai ini dilakukan melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2026. 

Berdasarkan siaran pers BI pada Jumat, 13 Februari 2026, rangkaian layanan penukaran akan berlangsung mulai 13 Februari hingga 15 Maret 2026.

Dari total Rp185,6 triliun yang disiapkan, sekitar Rp177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan. Termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang bank.

BACA JUGA:Pemesanan Layanan Penukaran Uang Baru Periode Keempat melalui PINTAR BI Dibuka Hari Ini, Berikut Caranya!

BACA JUGA:Penukaran Uang untuk Ramadan dan Idulfitri Sudah Dibuka, BI Siapkan Uang Kertas Hingga Rp180 Triliun

Untuk memberikan layanan yang lebih nyaman dan merata, BI menerapkan sistem pemesanan penukaran melalui Aplikasi Pintar.

Tahun ini, BI menyiapkan Rp8,6 triliun khusus untuk layanan penukaran uang kepada masyarakat dengan nominal Rp5,3 juta per paket.

Secara nasional, layanan penukaran tersedia di 2.883 titik. Dengan total 8.755 layanan yang diselenggarakan oleh BI dan perbankan di seluruh Indonesia.

Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai kanal. Mulai dari kas keliling, kantor bank umum, hingga layanan penukaran terpadu di lokasi strategis. Seperti rumah ibadah dan pusat aktivitas masyarakat.

Melalui Aplikasi Pintar, masyarakat dapat memilih jadwal dan lokasi penukaran sesuai kebutuhan. Pembukaan kuota penukaran dilakukan dalam dua tahap.

BACA JUGA:BI Siapkan Rp 195 Triliun untuk Penukaran Uang

BACA JUGA:Waspada Bencana pada Mudik Lebaran 2026, BNPB Imbau Masyarakat Gunakan Peta InaRISK dan Pantau Cuaca

Tahap pertama dibuka pada 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB untuk wilayah Pulau Jawa, dan 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB untuk wilayah luar Pulau Jawa.

Sementara tahap kedua dibuka pada 26 Februari 2026 pukul 08.00 WIB untuk wilayah Pulau Jawa, dan 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB untuk wilayah luar Pulau Jawa. (*)

Kategori :