Skema WFA Pemerintah Jadi Kunci Tekan Penumpukan Pemudik Lebaran 2026

Minggu 15-02-2026,12:35 WIB
Reporter : Taufiqur Rahman
Editor : Taufiqur Rahman

HARIAN DISWAY — Kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) atau pengaturan kerja fleksibel Work From Anywhere (WFA) yang diinisiasi pemerintah diyakini menjadi solusi ampuh untuk mengurai kemacetan parah selama musim mudik Lebaran 2026.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut skema ini efektif untuk memecah konsentrasi pergerakan massa agar tidak menumpuk di waktu yang bersamaan.

“Kebijakan ini memberi ruang bagi pengaturan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Dudy di Jakarta pada Minggu, 15 Februari 2026.

Menurut Menhub, dengan terpencarnya waktu keberangkatan warga, beban petugas di lapangan dalam mengatur lalu lintas menjadi lebih terkendali. Pemerintah sendiri telah menyepakati penerapan FWA bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pekerja swasta pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.

Berdasarkan Survei Angkutan Lebaran 2026 yang dirilis Kementerian Perhubungan, kebijakan ini terbukti memengaruhi preferensi masyarakat. Banyak pemudik kini memilih berangkat lebih awal, yakni pada H-8 hingga H-6 Hari Raya Idulfitri. Alih-alih menunggu masa puncak arus mudik di H-5 atau H-3.

BACA JUGA:Waspada Bencana pada Mudik Lebaran 2026, BNPB Imbau Masyarakat Gunakan Peta InaRISK dan Pantau Cuaca

BACA JUGA:Pergerakan Penumpang Pada Mudik Lebaran 2026 Diperkirakan Mencapai 143,9 Juta Orang

Kondisi serupa diprediksi terjadi pada arus balik. Keberadaan FWA dinilai efektif menekan kepadatan yang biasanya terjadi pada H+4 hingga H+6 setelah Lebaran. Masyarakat cenderung menggeser jadwal kepulangan mereka melampaui periode sibuk tersebut.


Jadwal Work From Anywhere (WFA) pasca libur Idul Fitri 2026 penting untuk disimak oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai swasta. --Freepik

Tantangan Realisasi di Lapangan

Meski data survei menunjukkan potensi pergerakan sebesar 143,9 juta orang—sedikit menurun sekitar 1,7 persen dibanding tahun lalu—Dudy tetap meminta jajarannya waspada. Ia berkaca pada pengalaman tahun 2025. Saat itu realisasi jumlah pemudik mencapai 154 juta orang, jauh melampaui angka prediksi survei sebesar 146 juta orang.

BACA JUGA:Daftar Lengkap Diskon Transportasi Mudik Lebaran 2026!

BACA JUGA:Jadwal Pembatasan Truk saat Mudik Lebaran 2026, Berlaku 13 hingga Maret 2026!

“Kami memperkirakan jumlah pergerakan masyarakat berpotensi kurang lebih sama dengan realisasi tahun kemarin,” kata Menhub menekankan bahwa libur panjang dan FWA akan membuat periode pergerakan berlangsung selama dua minggu.


Gerbang Tol Kejapanan, Pasuruan. Pemerintah memperkirakan sekitar 143,9 juta orang akan bergerak pada masa mudik lebaran 2026 -Jasa Marga-

Dudy pun mengimbau agar masyarakat tidak hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, tetapi juga disiplin dalam merencanakan perjalanan. Ia menyarankan pemudik untuk sebisa mungkin menghindari tanggal-tanggal merah puncak arus mudik dan balik.

Kategori :