HARIAN DISWAY - Manchester City berhasil memastikan langkah ke ronde kelima FA Cup setelah menundukkan Salford City dengan skor 2-0 di Etihad Stadium, Minggu, 15 Februari 2026 dini hari WIB.
Meski meraih hasil sesuai target, manajer Pep Guardiola justru mengaku tidak puas dengan performa anak asuhnya.
Man City sudah memimpin ketika laga baru berjalan enam menit. Umpan silang Rayan Ait-Nouri membuat Alfie Dorrington salah mengantisipasi bola dan berbuah gol bunuh diri.
Setelah itu pertandingan berjalan relatif datar. Man City tetap menguasai bola, tetapi tempo tidak terlalu tinggi dan peluang bersih jarang tercipta.
BACA JUGA:Rating Pemain Man City yang Singkirkan Salford dari FA Cup, Guehi Terbaik, Sisanya So-So
BACA JUGA:Man City vs Salford 2-0, The Cityzens Melaju ke FA Cup Ronde Lima
Selebrasi Marc Guehi usai gandakan keunggulan Man City atas Salford dalam laga FA Cup ronde ke-4, Minggu 15 Februari 2026-Annabel Lee-Ellis-Getty Images
Gol penutup baru hadir pada menit ke-81. Marc Guehi mencatatkan gol perdananya untuk klub sekaligus mengunci kemenangan 2-0. Skor tersebut cukup untuk membawa The Citizens (julukan Man City) melaju ke babak berikutnya, namun tidak cukup memuaskan sang pelatih.
Dikutip dari ESPN, seusai laga Guardiola terang-terangan menyebut pertandingan itu membosankan.
“Tidak. Kami tidak membaca ruang yang ada dengan baik. Dalam menyerang itu tergantung bagaimana mereka bertahan dan kami tidak memahaminya,” ujarnya.
“Itulah sebabnya pertandingan ini membosankan. Satu-satunya kabar baik adalah kami lolos. Itu saja,” tambah pelatih berkepala plontos tersebut.
BACA JUGA:Prediksi Skor Man City vs Salford: Update Kondisi, Head to Head, dan Perkiraan Line Up
BACA JUGA:Man City vs Fulham 3-0, Haaland-Semenyo Pangkas Jarak dengan Arsenal
Guardiola memang melakukan banyak rotasi dan memberi kesempatan kepada pemain yang jarang tampil dan pemain muda.
Meski begitu, ia menolak menjadikan kelelahan sebagai alasan atas permainan yang menurutnya lambat dan kurang tajam. Menurutnya, jadwal padat adalah bagian dari konsekuensi sebagai tim besar.