HARIAN DISWAY – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Ony Setiawan, menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya alam lokal untuk memperkuat sektor peternakan di Kabupaten Tuban.
Hal tersebut ia sampaikan dalam agenda serap aspirasi di masa reses persidangan dewan yang digelar di Desa Selogabus, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, pada Jumat, 13 Februari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Ony yang didampingi oleh anggota Fraksi PDIP DPRD Tuban, Musta’in, menyoroti potensi besar Tuban di sektor pertanian jagung dan kekayaan hasil laut.
Menurutnya, dua unsur ini merupakan modal utama untuk mewujudkan kemandirian pakan ternak.
BACA JUGA:Rapat Koordinasi, Said Abdullah Minta Kader PDIP Jatim Respons Cepat Persoalan Sosial di Daerah
BACA JUGA:Deni Wicaksono Ajak Seluruh Kader PDIP Jatim Aktif Cegah Wabah DBD
Ony mendorong masyarakat untuk beralih atau mengembangkan budidaya ayam kampung unggul. Misalnya, jenis KUB dan Mardi. Itu lebih menguntungkan ketimbang bergantung pada ayam ras pedaging konvensional.
"Tuban punya jagung dan sumber daya laut yang luar biasa. Ini sangat mendukung sektor peternakan. Saya sarankan fokus pada ayam kampung unggul karena pakannya tidak harus bergantung pada pabrikan. Kita bisa olah sendiri dari potensi lokal untuk menekan biaya operasional," ujar Ony di hadapan warga.
Ia menambahkan, karakteristik ayam KUB dan Mardi jauh lebih ekonomis dari sisi perawatan. Selain memiliki daya tahan tubuh yang kuat, kapasitas produksi telurnya pun lebih tinggi dibandingkan ayam kampung biasa, sehingga mampu mendongkrak ekonomi keluarga secara mandiri.
Selain membahas inovasi peternakan, suasana reses sempat menghangat saat warga menyampaikan kekhawatiran terkait kembalinya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
BACA JUGA:Wakil Bendahara DPD PDIP Jatim Dorong Anak Muda dan Perempuan Aktif Berpolitik
BACA JUGA:PDIP Jatim Buka Rekrutmen Terbuka, Ajak Gen Z Aktif Berpolitik
Mujiono, salah satu peternak asal Desa Selogabus, melaporkan bahwa wabah tersebut mulai menjangkiti ternak sapi di wilayah Parengan dan Soko.
”Desa Selogabus mayoritas penduduknya adalah peternak dan pedagang sapi. Kemarin sudah ada ternak yang terkena wabah. Kami memohon bantuan penanganan segera,” ungkap Mujiono.
Menanggapi hal tersebut, Ony menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia memastikan bantuan vaksin PMK telah mulai didistribusikan ke wilayah terdampak di Tuban.
"Kami juga berkoordinasi dengan Ketua Fraksi PDIP Tuban, Tulus Setyo Utomo, untuk memantau situasi di lapangan. Jika ada titik wabah baru, mohon segera informasikan kepada tim kami agar segera mendapat penanganan vaksinasi," tegas legislator dari daerah pemilihan Tuban-Bojonegoro tersebut.
BACA JUGA:DPD PDIP Jatim Serentak Merawat Pertiwi dalam Rangkaian HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri
BACA JUGA:PDIP: Partai Ideologis di Tengah Ujian Zaman
Ony berharap, dengan penanganan wabah yang cepat dan pemanfaatan SDA yang kreatif, Kabupaten Tuban dapat terus bergerak maju menuju kesejahteraan yang lebih merata. (*)