SUARA bule tawar-menawar sewa motor itu terdengar alot. Di trotoar Ubud, Bali. Pagi itu. Hanya selisih Rp15 ribu. Tapi, ngototnya minta ampun. Bule itu pakai bahasa Inggris logat aneh. Beliak-beliuk. Ditambah bahasa isyarat. Bikin pusing Bli yang punya motor.
Tapi, percayalah. Urusan receh di Bali itu murni komedi. Tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan ruwetnya isi kepala satu orang ini: Donald Trump. Di Washington sana.
Di Ubud, orang ribut soal selisih harga sewa Vario. Di Teluk Persia, orang ribut soal rudal balistik.
Dunia menahan napas. Kapal induk segede gaban sudah buang sauh. Moncong meriam lurus menatap Teheran. Pasukan dikerahkan besar-besaran.
Pertanyaannya sebenarnya sederhana. Tapi, bikin analis pertahanan sedunia yang katanya gajinya ribuan dolar AS itu jadi botak setengah: sebenarnya Trump ini mau apa?
Ia kirim armada tempur raksasa. Kapal perusak. Pesawat jet canggih. Semua tumplek bleg di Teluk Persia.
Bagi yang belum tahu, Teluk Persia itu ibarat urat leher ekonomi dunia. Di sanalah lewat sepertiga minyak bumi global. Selokannya sempit, namanya Selat Hormuz. Kalau selokan itu mampet karena perang, harga bensin di SPBU depan rumah Anda bisa bikin jantungan.
Masalahnya, saat pamer otot militer, Trump juga teriak di depan kamera: saya benci perang! Perang itu merusak bisnis!
Lalu, buat apa kirim kapal tempur ke selokan sempit? Mau ribut? Atau, mau dagang?
MOBIL BESAR DI GANG SEMPIT
Orang Washington yang suka pakai jas mahal, kadang menyebut manuver Trump ini: show of force. Unjuk kekuatan. Biar musuh keder.
Orang di kampung saya menyebutnya: ini salah masuk gang.
Bayangkan begini. Anda orang kaya. Beli mobil supercar paling mahal. Paling ceper. Warnanya mentereng. Knalpotnya ngabers. Di belakang, rombongan bodyguard berotot kawat mengawal ketat. Itulah wujud armada Angkatan Laut AS di dunia nyata.
Lalu, Anda sok jago bawa supercar itu masuk ke gang sempit.
Awalnya pede. Kaca diturunkan. Gas disentuh pelan. Ngeeeng. Eh, setir meleset sedikit. Setengah jengkal saja. Sreeet. Bumper serat karbonnya nyenggol tembok jemuran warga. Lecet dan beset.