Lewat Alumni Talk Beyond Design, Mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya Diajak Menyusun Arah Karier Kreatif

Sabtu 21-02-2026,20:28 WIB
Reporter : Saffanah Indah Fitrizahrani*
Editor : Guruh Dimas Nugraha

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Alumni Talk Universitas Ciputra bertajuk Beyond Design: Where Creative Go Next menghadirkan ruang diskusi.

Terutama bagi mahasiswa untuk membahas arah karier kreatif. Apalagi di tengah perubahan industri yang cepat. 

Sesi tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 21 Februari di area utama UC Tower Universitas Ciputra Surabaya.

Acara itu untuk membuka wawasan mahasiswa. Tentang peluang kerja yang lebih luas dari sekadar bidang desain konvensional.

BACA JUGA:Mix and Match hingga Glowy Look, Universitas Ciputra Surabaya Bekali Gen Z Lewat Workshop Fashion dan Makeup

BACA JUGA:Industri Kreatif Universitas Ciputra Ajak Pelajar Eksplorasi Desain Material lewat Workshop Keramik

Mereka menghadirkan sejumlah alumni sebagai narasumber dalam sesi berbagi pengalaman. Seperti Rendy Nuansa alumni Arsitektur, Monica Natasya alumni Visual Communication Design, dan Talitha Kirana Sani alumni Fashion Design and Business Universitas Ciputra Surabaya.

Para alumni membagikan perjalanan karier mereka setelah menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah. Mereka menjelaskan proses transisi dari dunia akademik menuju dunia profesional. Secara terbuka dan reflektif.

Pun, tantangan awal. Seperti adaptasi ritme kerja, tekanan pekerjaan, hingga tuntutan dari para klien mereka.

Ketiga alumni tersebut berasal dari latar belakang pengalaman yang berbeda. Mereka juga mengalami banyak tantangan saat memulai karier mereka setelah lulus.

BACA JUGA:Universitas Ciputra Gelar Workshop Video Editing, Paparkan Angle Kamera hingga Storytelling

BACA JUGA:Mahasiswa Universitas Ciputra Belajar Kelola Restoran, Implementasi Ilmu Bisnis Kuliner

Monica, misalnya, memiliki bisnis di bidang analis personal colour. Dia mengungkapkan bahwa selama ia memulai bisnisnya, dia selalu menanyakan kepada dosen-dosen Universitas Ciputra. Terkait bagaimana harus memulai usaha.

Moderator memandu diskusi dengan pertanyaan seputar peluang karier, pengembangan portofolio, serta strategi membangun jaringan profesional.

Peserta mengajukan pertanyaan terkait menentukan arah karier setelah lulus. Narasumber memberikan jawaban berdasarkan pengalaman pribadi dan dinamika industri terkini.

Dalam sesi tanya jawab Monica mengungkapkan bagaimana kesulitannya saat memulai bisnis di industri kreatif. “Struggle-ku habis lulus. Karena skripsiku banyak revisi. Apalagi saat hari wisuda, aku putus cinta. Itu yang membuatku langsung tergerak untuk bisa bangkit.” ungkapnya, kemudian tertawa.


Lewat Alumni Talk Beyond Design, Mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya Diajak Menyusun Arah Karier Kreatif Foto: Saat Monica memaparkan terkait bagaimana colour analysis-Saffanah Indah Fitrizahrani-Harian Disway

BACA JUGA:Lewat Entrepreneurial Selling Mahasiswa Universitas Ciputra Belajar Bisnis sejak Dini, Inilah Pemenangnya!

BACA JUGA:PT TPS Kolaborasi Dengan Universitas Ciputra Lewat Real Business Solution: Perkenalkan Industri Maritim Pada Kampus

Dia juga mengungkapkan bahwa untuk memulai suatu bisnis jangan setengah-setengah. “Harus bersifat bodo amat dan juga harus sombong sama musuh bisnis,” terang Monica.

Rendy Nuansa dalam sesi tanya jawab memaparkan terkait bagaimana cara menangani sebuah proyek pertama. "Pokoknya kita harus bermodal Bonek. Bondo nekad (modal nekad, Red). Jalani prosesnya. Hadapi segala tantangan," ungkapnya.

Talitha Kirana Sani, alumni Universitas Ciputra Prodi Fashion Design and Business, memaparkan terkait realita dalam membuat sebuah brand fashion sendiri.

Pertama, pembuatan sampel yang gagal. Kedua, produk tidak diterima di beberapa pasar. Ketiga, sudah merasa percaya diri ikuti tren dan endorse influencer. Ternyata tidak sesuai ekspektasi.


Lewat Alumni Talk Beyond Design, Mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya Diajak Menyusun Arah Karier Kreatif Foto: Saat sesi foto bersama dengan pemateri dan mahasiswa Universitas Ciputra-Saffanah Indah Fitrizahrani-Harian Disway

BACA JUGA:Universitas Ciputra Sukses Gelar KDMI 2024, Berikut Daftar Para Jawara!

BACA JUGA:KDMI 2024 di Universitas Ciputra: Akreditasi Juri, Tantangan dan Pembelajaran

Talitha juga mengungkapkan bagaimana cara bertahan di industri fashion saat ini. Apalagi perkembangannya begitu cepat.

“Pertama, kita harus konsisten dengan apa yang kita mulai dari awal. Kita harus menentukan maksud dan tujuan bisnis. Lalu memahami kustomer. Hal terpenting dalam berbisnis adalah kita harus sabar. Dalam hal apa pun,” ujarnya.

Melalui Alumni Talk itu, panitia mendorong mahasiswa untuk memperluas perspektif tentang masa depan karier.

Para narasumber mengajak untuk keluar dari zona nyaman. Dan berani mencoba peluang baru. Mereka menegaskan pentingnya konsistensi belajar dan keberanian mengambil langkah awal.

BACA JUGA:108 Kampus Ikut Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia di Universitas Ciputra

BACA JUGA:Hadirkan Jawara MasterChef, Taste of Australia Digelar di Universitas Ciputra

Acara itu memberikan pemahaman bahwa karier kreatif tidak selalu berjalan secara linear. Para alumni menunjukkan berbagai kemungkinan untuk memasuki jalur profesional.

Yakni melalui pengalaman dari hal mendasar. Seperti magang di berbagai tempat dan meraih kepercayaan klien. Atau memahami arus pasar dan sesuatu yang sedang tren. Bekal itulah yang diperlukan dalam dunia industri kreatif. (*)

*) Peserta magang dari Kemnaker RI.

Kategori :