Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp7,05 Miliar di Kabupaten Malang

Minggu 22-02-2026,20:00 WIB
Reporter : Edi Susilo
Editor : Thoriq S Karim

SDM pendamping sosial seperti TKSK dan TAGANA juga mendapat bantuan serta tali asih. Bantuan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.

BACA JUGA:Pameran Inovasi SMK se-Jawa Timur, Kolaborasi IoT dan AI Ringankan Tugas Guru dan Pekerja Manufaktur


Khofifah membagikan kurma kepada keluarga penerima manfaat yang berada di pendapa-Humas pemrov Jatim -

Khofifah menyoroti pentingnya mitigasi terkait penghapusan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang jumlahnya cukup besar di Jawa Timur. Dia meminta seluruh pilar sosial aktif melakukan verifikasi data agar masyarakat yang berhak tetap terlindungi.

Melalui BUMD, turut disalurkan zakat produktif sebagai stimulan ekonomi mikro. Sementara sektor desa memperoleh dukungan program pemberdayaan melalui penguatan BUMDes, Desa Berdaya, dan program pemberdayaan perempuan.

Menurut Khofifah, desa merupakan fondasi utama ketahanan sosial dan ekonomi daerah. Dia optimistis desa-desa di Kabupaten Malang dapat menjadi pusat pertumbuhan baru yang mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

BACA JUGA:Danareksa Dorong SIER Naik Kelas, Siap Menjadi Tumpuan Ekonomi Jawa Timur

Bertepatan dengan momentum Ramadan, Khofifah membagikan kurma kepada keluarga penerima manfaat yang berada di pendapa. Kurma tersebut sebagai bentuk perhatian sekaligus ajakan memperkuat kepedulian sosial selama bulan suci.

Bupati Malang Sanusi menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jatim dalam memperkuat jaring pengaman sosial di wilayahnya. “Program ini tidak hanya melindungi masyarakat rentan, tetapi juga mendorong produktivitas dan membuka peluang usaha baru,” ungkapnya.

Penyaluran bansos ini diharapkan menjadi langkah konkret memperkuat solidaritas sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan di Jawa Timur. (*)

Kategori :