Antisipasi Virus Nipah, Cara Cegah Zoonosis Saat Musim Hujan

Kamis 26-02-2026,13:00 WIB
Reporter : Salsabila*
Editor : Guruh Dimas Nugraha

Dalam konteks kesehatan masyarakat, kewaspadaan terhadap zoonosis seperti Nipah menjadi penting. Karena penyakit itu memiliki tingkat fatalitas yang relatif tinggi dibanding banyak infeksi virus lainnya.

Cara Mencegah Penularan Lewat Makanan

Pencegahan utama terletak pada praktik keamanan pangan yang baik. Masyarakat disarankan untuk selalu mencuci buah dan sayuran dengan air bersih mengalir sebelum dikonsumsi.

Jika memungkinkan, buah sebaiknya dikupas. Gunanya untuk meminimalkan risiko kontaminasi pada bagian luar.

BACA JUGA:Virus Nipah Menular dari Kelelawar, IDAI: Jangan Panik, Tetap Waspada

BACA JUGA:Lebih Kenal tentang Virus Nipah: Asal, Cara Penularan, Gejala, dan Cara Mencegah

Hindari mengonsumsi buah yang sudah berlubang, terlihat bekas gigitan hewan, atau jatuh lama di tanah tanpa perlindungan.

Produk tradisional seperti nira atau jus segar sebaiknya direbus terlebih dahulu sebelum diminum. Proses pemanasan dapat membantu menonaktifkan virus. Mungkin saja Nipah ada di dalam cairan tersebut.

Lakukan langkah sederhana. Seperti mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas di luar rumah.

Itu terbukti efektif dalam memutus rantai penularan berbagai penyakit infeksi. Termasuk yang berasal dari hewan.

BACA JUGA:Menyusul Virus Nipah yang Melanda India, Pemerintah RI Keluarkan Surat Kewaspadaan

BACA JUGA:Lebih Kenal tentang Virus Nipah: Asal, Cara Penularan, Gejala, dan Cara Mencegah

Pentingnya Deteksi Dini dan Kewaspadaan Masyarakat


WHO mengonfirmasi kasus Virus Nipah di India, sekaligus memicu seruan Prof. Tjandra untuk memperkuat institusi virologi di Indonesia.--X

Gejala infeksi Nipah umumnya muncul dalam rentang 4 hingga 14 hari setelah paparan. Pada tahap awal, penderita bisa mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, dan gangguan pernapasan.

Dalam kasus yang lebih berat, infeksi dapat berkembang menjadi ensefalitis atau peradangan otak. Tentu berpotensi fatal.

Karena gejalanya mirip dengan penyakit lain, pemeriksaan medis segera sangat dianjurkan. Terlebih jika seseorang memiliki riwayat kontak dengan hewan atau konsumsi makanan berisiko.

Hingga saat ini belum tersedia vaksin khusus untuk Virus Nipah. Maka, pencegahan menjadi strategi utama.

Kategori :