HARIAN DISWAY - Banyak orang memilih makanan tinggi karbohidrat saat sahur agar kenyang lebih lama. Jika itu yang menjadi strategi, tantangan yang dihadapi adalah salah pilih asupan.
Jika sampai salah pilih, yang terjadi bukanlah kenyang lebih lama, melainkan lapar lebih dini. Maka, perlu dikenali, jenis asupan apa saja yang masuk kriteria.
Alpukat banyak direkomendasikan sebagai menu sahur. Kandungan lemak sehat dan serat dalam alpukat bisa membantu tubuh menahan lapar lebih lama sampai waktu berbuka tiba.
Selain dua kandungan utama itu, alpukat yang punya tekstur lembut juga menyimpan banyak nutrisi penting yang membuatnya ideal dikonsumsi saat puasa. Berikut fakta tentang alpukat yang penting untuk dicatat:
BACA JUGA:Kombinasi Buah dan Air Kelapa, Hidrasi Instan saat Buka Puasa Bagi Pekerja Lapangan
BACA JUGA:Segar Maksimal! 5 Es Buah Klasik yang Selalu jadi Primadona saat Berbuka Puasa
1. Kaya Lemak Sehat, Kenyang Lebih Lama
ALPUKAT bukan cuma enak, tapi juga menjaga gula darah tetap stabil dan perut lebih kenyang. -pilipphoto-istock
Alpukat dikenal sebagai sumber lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk tubuh. Lemak jenis ini dicerna lebih lambat dibanding karbohidrat sederhana, sehingga rasa kenyang tahan lebih lama.
Kandungan lemak sehat dalam alpukat juga mendukung kesehatan jantung dan membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil.
2. Tinggi Serat, Cegah Lapar
Dalam satu buah alpukat ukuran sedang, terkandung serat yang cukup tinggi. Serat memperlambat proses pencernaan dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil selama berpuasa.
Dengan gula darah yang lebih terkontrol, rasa lapar dan lemas saat siang hari bisa diminimalkan. Ibadah puasa lebih lancar tanpa gangguan rasa lapar.
BACA JUGA:6 Buah yang Dianjurkan untuk Penderita Kolesterol
BACA JUGA:5 Buah Kaya Nutrisi yang Bermanfaat untuk Kesehatan Paru-Paru
3. Menjaga Energi Tetap Stabil
Saat puasa, tubuh membutuhkan asupan yang mampu menjaga energi tanpa menyebabkan lonjakan gula darah drastis.
Kombinasi lemak sehat dan serat dalam alpukat membantu tubuh melepaskan energi secara bertahap. Hasilnya, tubuh terasa lebih stabil dan tidak mudah drop menjelang siang atau sore hari.