Pada era kekaisaran Persia dan maraknya perdagangan India, Selat ini berfungsi sebagai pintu gerbang utama pertukaran komoditas bernilai tinggi seperti sutra, rempah-rempah, dan logam mulia yang menghubungkan Asia dengan Eropa.
BACA JUGA:Kedubes AS di Riyadh Diserang Dua Drone, Kebakaran Terjadi di Tengah Eskalasi Iran–AS
BACA JUGA:Kematian Ayatollah Ali Khamenei Justru Bikin Legitimasi Rezim Menguat, Iran Masuk Fase Perang Atrisi
Fakta Geografis Selat Hormuz
1. Letak Selat Hormuz
Melansir dari Ensiklopedia Britannica, Selat Hormuz merupakan jalur air yang sempit dengan lebar hanya 21 mil atau sekitar 33 kilometer di titik tersempit.
Selat ini terletak di kawasan Timur Tengah yang menjadi pintu keluar utama dari perairan Teluk Persia menuju laut lepas.
2. Negara Perbatasan Selat Hormuz
Secara geografis, selat tersebut berbatasan dengan dua negara utama, yakni Iran di sisi utara dan Oman di sisi selatan.
Posisi ini membuatnya menjadi titik penghubung yang penting untuk transportasi laut, terutama untuk negara-negara penghasil minyak di kawasan teluk.
3. Jalur Laut Strategis untuk Perdagangan Global
Selat Hormuz menjadi jalur laut strategis dan vital untuk transit ekspor minyak mentah dan gas alam.
Menurut data Badan Energi Internasional (IEA) sekitar 20 persen total konsumsi minyak dunia atau setara lebih dari 18 juta berel per hari melintasi jalur sempit ini.
Langkah penutupan selat ini telah memicu kekhawatiran serius di kalangan pelaku pasar energi internasional. Analis menilai gangguan pasokan melalui rute ini berpotensi mendorong harga minyak dunia naik tajam dalam waktu dekat.
BACA JUGA:Kedubes AS di Riyadh Diserang Dua Drone, Kebakaran Terjadi di Tengah Eskalasi Iran–AS
BACA JUGA:Kematian Ayatollah Ali Khamenei Justru Bikin Legitimasi Rezim Menguat, Iran Masuk Fase Perang Atrisi