Khofifah Luncurkan Program MAMA MAU NAIK KELAS, Resmikan Revitalisasi 60 Sekolah

Selasa 03-03-2026,19:40 WIB
Reporter : Edi Susilo
Editor : Thoriq S Karim

Sebagai bentuk afirmasi, Pemprov Jatim menyiapkan skema penghargaan berupa tambahan revitalisasi infrastruktur. Program ini diberikan bagi sekolah yang mampu meningkatkan capaian kelulusan siswa melalui jalur UTBK maupun SNBT secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

BACA JUGA:Fenomena Child Grooming Jadi Perhatian, Dindik Jatim Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah

“Kalau targetnya dua kali lipat dari tahun lalu, akan ada reward berupa revitalisasi infrastruktur yang lebih komprehensif,” ujarnyi.

Revitalisasi sarana prasarana dilakukan di empat kabupaten di Madura. Yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. 

Total ada 60 satuan pendidikan yang direhabilitasi, terdiri dari SMA, SMK, dan SLB. Nilai anggaran yang dialokasikan mencapai Rp47,83 miliar.

Revitalisasi bertujuan meningkatkan kualitas, kenyamanan, dan keamanan lingkungan belajar. Sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan menengah dan pendidikan khusus. 

BACA JUGA:Seleksi SNBP Dibuka Hari Ini, Dindik Jatim Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Nilai Rapor dan Portofolio Siswa

BACA JUGA:SPAM Mojolagres Tambah Kapasitas Jadi 300 Liter Per Detik, Khofifah: Penerima Manfaat Tambah 30 Ribu Jiwa

“Dengan fasilitas yang lebih representatif, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan,” ungkap Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menekankan, peningkatan mutu pendidikan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan. Itu dilakukan agar proses belajar mengajar berlangsung maksimal dan optimal.

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah menyerahkan bantuan pendidikan kepada 40 siswa SMA dan SMK berprestasi dari keluarga prasejahtera se-Madura. Masing-masing mendapat bantuan sebesar Rp1 juta. 

Selain itu, bantuan 20 unit komputer diberikan kepada SMKN 2 Sampang. Bantuan tersebut untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi.

BACA JUGA:Khofifah Resmikan Program Permata Jatim di Mojokerto untuk Entaskan Kawasan Kumuh

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyampaikan program rehabilitasi dan revitalisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerataan mutu layanan pendidikan serta pemenuhan standar sarana prasarana sesuai regulasi.

“Akselerasi peningkatan mutu akademik Madura menjadi fokus pada 2026 melalui program MAMA MAU NAIK KELAS, dengan target peningkatan jumlah dan persentase siswa yang diterima di PTN melalui jalur SNBP, SNBT, maupun UTBK,” ungkapnya.

Sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat diharapkan menjadi kunci transformasi pendidikan Madura agar benar-benar naik kelas dan berdaya saing. (*)

Kategori :