Arus Balik Lebaran 2026 Tembus 2 Juta Kendaraan, Jakarta Makin Padat
Pejabat pemerintah bersama aparat kepolisian dan TNI menyampaikan keterangan terkait pengaturan rekayasa lalu lintas arus balik Lebaran 2026, guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.-Bakom RI-
HARIAN DISWAY - Arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan intensitas yang semakin tinggi. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mencatat jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta sudah menembus angka jutaan dalam gelombang pertama Arus balik.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa hingga Selasa malam, 24 Maret 2026, jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta telah mencapai 1.958.838 unit.
Angka tersebut kemudian bertambah pada Rabu siang, 25 Maret 2926, dengan tambahan sekitar 82.000 kendaraan hingga pukul 12.00 WIB.
Dengan demikian, total kendaraan yang sudah kembali ke ibu kota dalam fase awal arus balik mencapai kurang lebih 2.040.000 unit.
Jumlah itu menjadi indikator bahwa pergerakan masyarakat pasca-Lebaran berlangsung sangat masif dan merata.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Tol hingga Bandara Dipadati Pemudik
BACA JUGA:Pemerintah Imbau Masyarakat WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026
"Terkait dengan pemantauan puncak arus balik, jadi per tadi malam ada catatan kurang lebih 1.958.838 kendaraan yang masuk Jakarta, dan baru saja tadi kita cek lagi di hari ini jam 12:00 WIB ada 82.000 kendaraan, sehingga total kurang lebih 2.040.000 yang sudah masuk Jakarta," kata Kapolri Listyo saat konferensi pers di Jasa Marga Toll Command Center (JMTC), Rabu, 25 Maret 2026.
Meski jumlah kendaraan yang sudah kembali terbilang besar, pekerjaan rumah aparat dan pemangku kepentingan belum selesai.

Kondisi lalu lintas di ruas jalan tol Cikampek pada arus balik Lebaran 1447 H-Candra Pratama-
Polri memperkirakan masih ada sekitar 1,4 juta kendaraan yang belum tiba di Jakarta dan akan bergerak dalam waktu dekat.
Gelombang kedua arus balik pun diprediksi menjadi tantangan berikutnya. Periode 28-29 Maret 2026 disebut akan menjadi puncak lanjutan, dengan potensi kepadatan tinggi terutama di ruas Tol Trans Jawa yang menjadi jalur utama kendaraan dari arah timur.
"Masih ada sisa sekitar 1,4 juta kendaraan yang belum kembali ke Jakarta, itu yang menjadi PR kita untuk bisa kita urai dalam puncak arus balik," jelasnya.
BACA JUGA:Kota dan Kabupaten Pasuruan Dikepung Banjir Parah, Arus Balik Jalur Pantura Tersendat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: