Penganiayaan pasutri Ermanto Usman, 65, dan Pasmilawati, 60, di rumah mereka di Bekasi, Senin, 2 Maret 2026, misterius. Ermanto tewas, istrinya koma, akibat benturan benda tumpul di kepala. Barang yang hilang gelang emas di tangan korban dan dua kunci mobil. Polisi belum tahu, perampokan atau pembunuhan.
SPEKULASI langsung beredar di medsos. Aneka dugaan bertaburan. Mulai perampokan sampai pembunuhan oleh geng koruptor. Semua dugaan dilengkapi alasan. Polisi ditekan publik agar bekerja cepat. Mereka dibayar uang rakyat.
Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal kepada wartawan, Selasa, 3 Maret 2026, mengatakan, ”untuk pelakunya masih dalam penyelidikan, termasuk jumlah pelaku. Mohon masyarakat bersabar.”
Kejadiannya sekitar Minggu tengah malam, 1 Maret 2026, sampai Senin dini hari, 2 Maret 2026. Waktu tepatnya cuma kedua korban dan pelaku yang tahu. Satu korban tewas, satu korban koma, pelaku belum tertangkap.
BACA JUGA:Pembunuhan Brutal di Dusun Seriwang, Lampung: Akibat Dendam Kesumat
BACA JUGA:Pembunuhan di Kebun Karet Desa Gaung Asam, Sumsel: Cara Urai Kebohongan
Rumah korban bagus. Model minimalis dua lantai. Banyak jendela kaca di lantai satu dan dua. Lokasi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Pondok Gede, Bekasi.
Di seberang rumah itu tembok memanjang setinggi sekitar 2,5 meter, sebagai pembatas wilayah perumahan. Di atas tembok tidak ada penghalang, misalnya, pecahan kaca atau kawat berduri. Di balik tembok itu berupa kebun liar. Kebun tersebut di pinggir Jalan Raya Kalimalang. Rumah itu senilai sekitar Rp3 miliar.
Di garasi ada dua mobil terparkir berjajar meski tragedi sudah terjadi. Artinya, mobil tidak dicolong pelaku. Namun, dua kunci kontaknya hilang.
Rumah itu dihuni tiga orang, Ermanto, Pasmilawati, dan anak bungsu mereka, perempuan dewasa. Dua anak mereka lainnya sudah tidak tinggal di rumah tersebut. Sudah punya rumah sendiri-sendiri.
BACA JUGA:Pembunuhan di Bandung, Pelaku Bakar Hangus Korban: Sulit Musnahkan Manusia
BACA JUGA:Pembunuhan Jukir oleh Jukir di Cilangkap, Depok: Dipicu Tunggak Utang
Posisi kamar Ermanto dan Pasmilawati di lantai satu. Persis berbatasan dengan garasi. Dibatasi jendela kaca besar, ukuran sekitar panjang 4 meter setinggi 2 meter. Jendela itu lebih besar daripada pintu standar. Orang bisa melangkah masuk dari garasi ke kamar itu melalui jendela tersebut. Tentu jika jendela dibuka.
Kamar si bungsu di lantai dua. Dia sendirian.
Selama bulan Ramadan ini setiap sekitar pukul 03.00 si bungsu selalu dibangunkan ibunyi untuk memasak atau makan sahur bersama. Tapi, si bungsu juga punya alarm, diprogram pukul 04.00. Jadwal imsak Bekasi kini 04.33.