Penyebab Nastar Retak dan Cara Mengatasinya: Rahasia Olesan Kuning Telur yang Glowing Sempurna

Sabtu 14-03-2026,23:26 WIB
Reporter : Moh. Faiqul Waffa
Editor : Indria Pramuhapsari

BACA JUGA:5 Ide Kue Lebaran Rendah Kalori dari Bahan Oat dan Kurma untuk Camilan Sehat Pascapuasa

BACA JUGA:5 Stok Lauk Kering Tahan Lama untuk Sahur Darurat, Cukup Oseng 2 Menit

Aduk rata dan saring campuran sebelum digunakan. Tujuan penyaringan adalah menghilangkan gelembung udara yang dapat menyebabkan bintik tidak merata.

Tips Tambahan: Waktu Pengolesan yang Tepat

Untuk hasil optimal, oleskan campuran kuning telur setelah nastar dipanggang setengah matang (sekitar 10–12 menit pertama).

Teknik ini memungkinkan lapisan atas terbentuk lebih halus dan elastis, sehingga tidak mudah retak saat kue selesai mengembang.

Nastar yang mulus dan mengilap bukan sekadar soal estetika, melainkan cerminan ketelitian dalam setiap tahap pembuatan.

BACA JUGA:Resep Oatmilk Fruit Jelly, Segar Tak Banyak Kalori, Pas untuk Berbuka Puasa

BACA JUGA:Resep Es Jeli Susu Kekinian, Minuman Segar Simpel untuk Buka Puasa

Dengan memahami penyebab retak dan menerapkan teknik yang tepat, mulai dari konsistensi adonan, pengaturan suhu oven, hingga formulasi olesan, pembuat kue rumahan dapat menghasilkan nastar dengan kualitas premium. (*)

*) Mahasiswa magang dari Program Studi Ilmu Hadits, UINSA.

Kategori :