GRESIK, HARIAN DISWAY – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali memberangkatkan ratusan warga melalui Program Mudik Gratis 2026, Rabu, 18 Maret 2026.
Sebanyak 750 pemudik dilepas langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dari halaman Kantor Bupati menggunakan 15 armada bus.
Program ini menjadi bentuk komitmen Pemkab Gresik dalam menyediakan transportasi yang aman, nyaman, dan tanpa biaya bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Total ada 750 masyarakat Gresik yang ikut mudik gratis tahun ini, dengan 15 armada bus. Tujuannya tersebar ke beberapa daerah seperti Madiun, Ponorogo, Magetan, hingga wilayah lainnya,” ujar Gus Yani.
BACA JUGA:Bupati Gresik Gus Yani Resmikan Landfill Mining di TPA Ngipik, Solusi Atasi Tumpukan Sampah 10 Tahun
BACA JUGA:Gus Yani Pulangkan Anak Pekerja Migran dari Negeri Jiran, Jamin Hak Dasar Anak Terpenuhi
Selain wilayah tersebut, sejumlah armada juga melayani rute menuju Pulau Madura. Seluruh peserta diberangkatkan secara serentak setelah proses registrasi dan verifikasi selesai dilakukan.
Menurut Gus Yani, program ini tidak hanya membantu meringankan biaya perjalanan masyarakat, tetapi juga memberikan rasa aman selama perjalanan mudik.
Ia mengaku sempat berbincang dengan para peserta sebelum keberangkatan. Mayoritas pemudik merasa terbantu dengan adanya program ini.
“Testimoni mereka sangat berkesan. Dengan ikut mudik gratis dari pemkab, mereka merasa lebih nyaman sampai tujuan. Mudah-mudahan semuanya selamat sampai kampung halaman,” katanya.
BACA JUGA:Gus Yani Serahkan 200 Unit Becak Listrik Bantuan Presiden kepada Pengemudi Lansia
BACA JUGA:Gus Yani Dorong Kepala Sekolah Dua Periode Uji Sertifikasi Pengawas untuk Regenerasi
Program Mudik Gratis 2026 merupakan inisiatif Pemkab Gresik bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Selain membantu masyarakat, program ini juga bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan risiko kecelakaan saat arus mudik.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Khusaini, menjelaskan bahwa pendaftaran dilakukan secara daring untuk mempermudah masyarakat.
“Pendaftaran dibuka sejak 24 Februari 2026. Masyarakat cukup mengisi data secara online, sehingga prosesnya lebih praktis dan tertib,” ujarnya.