Friendship Cleanse, Tren Menyaring Pertemanan Demi Kesehatan Mental

Friendship Cleanse, Tren Menyaring Pertemanan Demi Kesehatan Mental

Toxic Relationship juga dapat merusak kesehatan-Ilustrasi -

HARIAN DISWAY -  Istilah friendship cleanse merujuk pada upaya seseorang untuk meninjau kembali lingkaran pertemanan. 

Pun, mengevaluasi hubungan mana yang masih memberi pengaruh positif. Serta mana yang justru menjadi sumber tekanan emosional.

Selama ini banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa semua hubungan pertemanan harus dipertahankan selamanya.

Namun seiring bertambahnya usia, kebutuhan, nilai hidup, serta prioritas seseorang sering mengalami perubahan.


Di tengah tuntutan untuk terus produktif dan selalu terlihat baik-baik saja, banyak Gen Z mulai menyadari bahwa kelelahan yang mereka rasakan bukan lagi sekadar capek biasa.--freepik

BACA JUGA:Talking Stage, Fenomena yang Kian Umum dalam Hubungan Masa Kini

BACA JUGA:Girlfriend Effect: Perubahan Positif yang Dialami Pria dalam Hubungan Romantis

Perubahan tersebut membuat sebagian hubungan tidak lagi relevan. Dalam beberapa kasus, hubungan yang dulu terasa dekat justru berubah. Malah menjadi sumber kelelahan emosional. Atau memengaruhi kesehatan mental.

Friendship cleanse bukan berarti memutus hubungan dengan semua teman atau memilih hidup tertutup dari lingkungan sosial.

Konsep itu lebih menekankan kemampuan seseorang mengenali hubungan yang sehat dan tidak sehat.

Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan sosial yang lebih mendukung pertumbuhan diri, bukan mengisolasi diri dari pergaulan.

BACA JUGA:5 Pelajaran Penting Tentang Pertemanan yang Wajib Anda Ketahui

BACA JUGA:7 Tanda Red Flag dalam Pertemanan

Secara psikologis, setiap orang memiliki kapasitas energi emosional yang terbatas untuk dibagikan kepada orang lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: